www.bisnistoday.co.id
Senin , 26 Oktober 2026
Home EKONOMI Laba Bersih Bank Syariah Mandiri Melonjak
EKONOMIPerbankan & Asuransi

Laba Bersih Bank Syariah Mandiri Melonjak

KINERJA BSI : Dirut Bank Syariah Mandiri, pada disela-sela kegiatan di Jakarta, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan laba bersih yang meningkat pada triwulan III-2022 sebesar 42 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) menjadi Rp3,21 triliun.

Dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja Triwulan III BSI 2022 yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan kinerja perseroan hingga kuartal ketiga tahun ini berada pada jalur yang tepat dan menuju pertumbuhan yang semakin solid.

“Kami terus melakukan transformasi dan efisiensi di internal serta mencermati perkembangan ekonomi di dalam negeri dan global agar kami dapat melakukan antisipasi dan terus mendorong pertumbuhan kinerja BSI yang sehat dan berkelanjutan,” kata Hery.

Ia menjelaskan kinerja BSI tak terlepas dari pengumpulan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp245,18 triliun atau tumbuh 11,86 persen (yoy), didukung oleh kepercayaan masyarakat melalui penempatan DPK.

Bahkan, tabungan wadiah tumbuh melesat dan menjadi salah satu produk yang paling diminati masyarakat lantaran produk perbankan syariah tersebut bebas biaya administrasi bulanan dengan fasilitas e-banking yang mudah diakses.

Kontribusi Bisnis Mikro

Kinerja solid BSI juga didukung oleh total pembiayaan yang tumbuh 22,35 persen menjadi Rp199,82 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari bisnis mikro yang tumbuh 37,32 persen, disusul pembiayaan kartu yang meningkat 35,81 persen dan pembiayaan gadai naik 30,15 persen.

“Capaian ini juga didukung oleh kualitas pembiayaan yang sangat sehat, yang tercermin dari rasio pembiayaan macet alias Non Performing Financing (NPF) neto yang sangat terjaga, yaitu hanya sebesar 0,59 persen,” ucap dia.

Pencapaian kinerja yang solid, lanjut dia, juga didukung oleh pertumbuhan positif di seluruh komponen rasio keuangan, sehingga berdampak pada kualitas aset yang bertumbuh sebesar 11,53 persen (yoy) menjadi Rp280 triliun.

Rasio pengembalian ekuitas atau Return of Equity (ROE) pun tumbuh sebesar 17,44 persen, dengan efisiensi biaya dana atau Cost of Fund (CoF) yang turun menjadi 1,56 persen./Ant

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Luncurkan Koperasi Perumahan Rakyat di Cianjur

CIANJUR, Bisnistoday.co.id—Kementerian Koperasi (Kemenkop)!meresmikan Koperasi Perumahan Rakyat di Kawasan Tamar Village, Kabupaten...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

BRI Life Luncurkan Asuransi COZY Sebagai Solusi Proteksi Fleksibel

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meluncurkan produk asuransi...

Zurich Life
Perbankan & Asuransi

Tanam Mangrove, Zurich Wujudkan Aksi “Sayang Bumiku”

TANGERANG, Bisnistoday.co.id - Zurich (PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Zurich General...

EKONOMI

Munas IMA di Bandung Bertepatan dengan HUT ke-30, Soroti Peran Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Indonesia Marketing Association (IMA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di...