www.bisnistoday.co.id
Rabu , 14 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional LLDIKTI Wilayah IV Tegaskan Zero Tolerance Bullying di Kampus, Pelaku di Telkom University Kena Sanksi
Nasional

LLDIKTI Wilayah IV Tegaskan Zero Tolerance Bullying di Kampus, Pelaku di Telkom University Kena Sanksi

Lukman, Kepala LLDIKTI Wilayah IV.
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV menegaskan tidak ada toleransi terhadap perundungan atau bullying di lingkungan perguruan tinggi. Penegasan tersebut menyusul kasus dugaan perundungan di asrama putra Telkom University yang berujung pada pemberian sanksi terhadap mahasiswa yang terlibat.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman, mengatakan pengawasan dan penanganan kasus kekerasan di perguruan tinggi dilakukan melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).

Menurutnya, satgas tersebut telah disosialisasikan kepada 331 perguruan tinggi di Jawa Barat untuk memastikan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan berjalan di lingkungan kampus.

“Dari 331 kampus di Jawa Barat itu kita punya namanya Satgas PPKPT. Satgas ini sudah kita sosialisasikan dan terus bekerja,” kata Lukman di Universitas Widyatama, Selasa (13/10/2026).

Ia mencontohkan penanganan kasus dugaan perundungan di Telkom University yang melibatkan mahasiswa di asrama putra. Kasus tersebut mencuat setelah beredar video yang memperlihatkan dugaan tindakan berbahaya menggunakan korek api dan semprotan parfum atau gas ke arah mahasiswa lain.

Lukman mengatakan, satgas di Telkom University segera menggelar rapat dan melaporkan kejadian tersebut kepada LLDIKTI Wilayah IV setelah kasus diketahui.

“Begitu ada kejadian langsung rapat, langsung melaporkan ke kami dan alhamdulillah sekarang sudah ada sanksi. Sanksinya adalah drop out, kemudian ada juga yang kena skorsing karena kami zero tolerance untuk bullying,” ujarnya.

Masuk dalam Enam Bentuk Kekerasan di Perguruan Tinggi

Lukman menjelaskan, perundungan merupakan salah satu bentuk kekerasan yang menjadi perhatian dalam kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi.

Karena itu, keberadaan Satgas PPKPT tidak sekadar memenuhi ketentuan, tetapi juga memastikan setiap laporan kekerasan dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Bullying itu bagian dari enam kekerasan yang ada di dalam PPKPT. Jadi sudah ada pengawasannya dan ada aplikasinya namanya Sahabat,” tuturnya.

Melalui mekanisme pengawasan tersebut, LLDIKTI Wilayah IV dapat memantau laporan yang disampaikan perguruan tinggi. Penanganan kasus diharapkan tidak berhenti pada pelaporan, tetapi juga disertai tindak lanjut terhadap dugaan kekerasan yang terjadi.

Menurut Lukman, penanganan kasus perundungan perlu memperhatikan perlindungan pihak-pihak yang terlibat, termasuk keluarga. Oleh karena itu, tidak semua detail pengaduan dipublikasikan kepada masyarakat.

“Begitu muncul (pengaduan) kita tidak ekspos semuanya. Kita melindungi keluarga dan yang lain, jadi itu hanya bagian kecil dari kampus yang sudah melaporkan. Kita ingin melindungi keluarga juga,” katanya.

Penegasan LLDIKTI Wilayah IV tersebut menjadi pengingat bagi perguruan tinggi untuk memperkuat pencegahan perundungan, mengoptimalkan peran Satgas PPKPT, serta memastikan setiap laporan ditangani secara serius demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi mahasiswa.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat ini adalah Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A.
Nasional

Rektor UPI: Kebijakan Tinggal Kelas Perlu Diimbangi Pendampingan Khusus bagi Siswa

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Kebijakan tinggal kelas dalam dunia pendidikan perlu mempertimbangkan kebutuhan...

Garuda Indonesia
Nasional

Asap Karhutla Mulai Ganggu Penerbangan di Wilayah Timur

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengintensifkan...

Nasional

Festival Kampus Berdampak, Widyatama Kembangkan Inovasi Pengolahan Sampah dan Teknologi AI

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Universitas Widyatama mendorong penguatan inovasi perguruan tinggi melalui pengembangan...

Nasional

Rektor UPI Ingatkan Lulusan: Gelar Akademik Saja Tak Cukup di Era AI

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Dr. H. Didi...