www.bisnistoday.co.id
Rabu , 21 Oktober 2026
Home EKONOMI Mendag Pantau Harga Sembako di Pasar Angso Duo 
EKONOMIEkonomi Rakyat

Mendag Pantau Harga Sembako di Pasar Angso Duo 

KUNJUNGAN PASAR : Mendag Zulkifli Hasan memantau bapok di Pasar Angso Duo, Jambi, Selasa (2/8).
Social Media

JAMBI, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Zulkifli terus memantau secara intensif ketersediaan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di seluruh Indonesia. Kali ini, Mendag Zulkifli Hasan memantau bapok di Pasar Angso Duo, Jambi, hari Selasa (2/8). Di pasar ini, terpantau sejumlah harga bapok sudah mulai turun. 

Hadir pada kegiatan ini Gubernur Jambi Al Haris. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Sekretaris Jenderal Suhanto dan Inspektur Jenderal Kemendag Didid Noordiatmoko. 

“Kebutuhan-kebutuhan pokok di sini alhamdulillah terkendali. Tadi bawang sudah murah sekali Rp35.000/kg, cabai memang sudah turun tapi masih Rp75.000/kg. Di Jawa sudah Rp65.000/kg. Minyak goreng curah di sini malah bisa Rp13.000/liter. Bahkan 1 kg Rp13.500, artinya harga-harga turun,” kata Mendag Zulkifli Hasan. 

Berdasarkan pantauan, dibandingkan bulan lalu, sejumlah komoditas di Pasar Angso Duo harganya terpantau stabil seperti beras medium Rp9.500/kg, gula pasir Rp13.500/kg, tepung terigu Rp17.000/kg, daging sapi Rp140.000/kg, dan telur ayam ras Rp24.000/kg. Sedangkan komoditas yang harganya terpantau turun yaitu minyak goreng curah Rp12.500/liter, daging ayam ras Rp25.000/kg, cabai rawit merah Rp70.000/kg, dan bawang merah Rp34.000/kg. 

Harga TBS Sawit 

Mendag Zukifli Hasan mengungkapkan, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani di atas Rp2.000/kg. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan melakukan beberapa langkah, salah satunya dengan menghapuskan pungutan ekspor USD 200. 

“Pungutan yang diambil pemerintah, pertama, pungutan ekspor USD200 sudah kami tangguhkan, tidak dipungut lagi. Artinya, pemerintah sudah memberikan Rp600/kg untuk sawit. Jadi, bukan dari pengusahanya. Kalau harga TBS kemarin Rp1.200/kg ditambah Rp600 menjadi Rp1.800/kg,” jelas Mendag Zulkifli Hasan. 

Mendag Zulkifli Hasan percaya pengusaha akan patuh dengan menyesuaikan harga di tingkat petani. “Saya percaya pengusaha akan patuh. Pengusaha susah, petani susah, rakyat susah. Maunya pengusaha bagus, rakyat senang dengan harga minyak goreng curah, petaninya senang. Kita akan berusaha keras dalam 1–2 minggu ke depan harga TBS harus sudah Rp2000/kg ke atas,” imbuhnya. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Munas IMA di Bandung Bertepatan dengan HUT ke-30, Soroti Peran Pemasaran dalam Meningkatkan Daya Saing Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Indonesia Marketing Association (IMA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di...

EKONOMI

Perjuangan 3 Guru Maluku Raih Gelar Sarjana, Harus Berburu Sinyal hingga ke Kampung Tetangga

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Keterbatasan jaringan internet tak menyurutkan perjuangan tiga guru asal...

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan
EKONOMI

PT SMI Raih Dua Penghargaan Asian Water Awards 2026 atas Kontribusi Pengelolaan Air Berkelanjutan

JAKARTA, Bisnostoday.co.id— PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) meraih dua penghargaan...

ILO dan Kemenko
Ekonomi Rakyat

ILO, OJK dan Kemenko Perekonomian Lanjutkan Program Inklusi Keuangan untuk UMKM dan Pekerja Lewat Program Promise to Impact Fase Tiga

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) menggelar acara "Celebrating Achievement, Strengthening...