www.bisnistoday.co.id
Kamis , 8 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Saham Melemah Dilanda Sentimen Negatif The Fed
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Saham Melemah Dilanda Sentimen Negatif The Fed

IHSG MELEMAH dipengaruhi tekanan jual saham sektor properti.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah. IHSG tertekan 59,76 poin atau 0,85 persen ke posisi 6.984,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 9,29 poin atau 0,91 persen ke posisi 1.008,76. Penurunan IHSG, dipicu kekhawatiran kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS.

“Indeks saham di Asia sore ini mayoritas ditutup turun karena kekhawatiran mengenai suku bunga dan inflasi masih menjadi fokus perhatian investor,” tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Investor khawatir melihat ekonomi global bergerak semakin mendekati jurang resesi ketika bank-bank sentral sibuk berusaha memerangi inflasi dengan kenaikan suku bunga.

Sebagian investor berpendapat sebelum ada konfirmasi bahwa inflasi di AS sudah mencapai puncaknya, maka risiko sikap agresif bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) dalam memperketat kebijakan moneternya, dapat memicu resesi yang akan selalu memberi tekanan pada kinerja pasar saham.

Dibuka menguat, IHSG mayoritas menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG terus berada di teritori negatif hingga penutupan bursa saham.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar diantaranya TNCA, PTDU, SICO, AMRT, IATA. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya TINS, BIPI, PNBS, WINR, ENRG.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dengan sektor barang baku turun paling dalam 1,71 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor teknologi masing-masing turun 1,45 persen dan 1,22 persen. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen primer sebesar 0,08 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp139,13 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp225,59 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.302.305 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,45 miliar lembar saham senilai Rp24,81 triliun. Sebanyak 174 saham naik, 346 saham menurun, dan 168 tidak bergerak nilainya./Ant

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...