www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 10 Oktober 2026
Home LIFESTYLE Perkuat Ekosistem Untuk Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia
LIFESTYLETrends & Mode

Perkuat Ekosistem Untuk Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Festival Fesyen
FESTIVAL Fesyen Muslim di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi optimis Indonesia akan menjadi kiblat produk fesyen muslim dunia. Untuk itu, diperlukan ekosistem yang mendukung dalam mencapai tujuan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Mendag Lutfi saat menutup pelaksanaan Muslim Fashion Festival (Muffest+) 2022, di Jakarta pada Sabtu (23/4). Acara yang digelar pada 21—24 April 2022 ini merupakan bagian dari Road To Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 yang puncaknya akan dilaksanakan pada 20-22 Oktober 2022. 

“Diharapkan acara ini dapat menjadi batu loncatan menuju JMFW sebagai ajang agar dunia melihat Indonesia dan menjadi kiblat dunia,” ujar Mendag Lutfi. 

Mendag Lutfi mengungkapkan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia yaitu sekitar 229 juta jiwa. Jumlah tersebut merupakan 12 persen dari dari total muslim dunia yang diperkirakan berjumlah 1,9 miliar orang atau sekitar 25 persen penduduk dunia. “Ini merupakan peluang pasar yang bisa kita ambil bersama,” tandasnya. 

Mendag Lutfi melanjutkan, permintaan produk halal terus mengalami kenaikan. Pada 2024, fesyen muslim diproyeksikan menyumbang sebanyak 6,04 persen industri halal global yang mencapai USD 311 miliar. “Saat ini tren fesyen muslim sudah mengarah pada gaya hidup. Jadi merupakan peluang yang harus kita ambil,” jelasnya. 

Mendag Lutfi menyebut, Indonesia harus mengambil peluang ini karena memiliki kekuatan ragam budaya dan kearifan lokal. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan harus bekerja sama mencari persamaan sehingga tercipta ekosistem fesyen muslim dan menuju kiblat fesyen muslim dunia. 

“Upaya ini harus didukung penunjang lainnya seperti akademisi untuk mendukung ekosistem dengan pendidikan karena untuk mencapai kiblat fesyen dunia tidak boleh terpaku dengan selera Indonesia, tapi juga harus universal,” imbuh Mendag Lutfi. 

Mendag Lutfi menegaskan komitmen pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan untuk terus mendukung terbentuknya ekosistem industri fesyen Indonesia. “Diharapkan sebelum 2024 kerja sama dalam mewujudkan ekosistem tersebut dapat berjalan dalam kebersamaan Indonesia yang kuat,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trends & Mode

Bitdefender dan PT GIA Bermitra Hadirkan Keamanan Siber

JAKARTA, Bisnistoday – Bitdefender dan Gema Informatika Abadi (PT GIA), hari ini...

Trends & Mode

NUVO Family Hadirkan DeoCare Series, Kombinasikan Manfaat Deo Care dan Skin Care dalam Satu Rutinitas Mandi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– NUVO Family memperkenalkan inovasi terbarunya, NUVO Family DeoCare, Peluncuran produk...

Trends & Mode

DIDIMAX Raih Penghargaan Bergengsi JFX dan KBI: Bukti Konsistensi Broker Terbaik Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan pencapaian membanggakan di industri perdagangan berjangka komoditi...

Trends & Mode

Office Grand Prix Electronic 2026, Kompetesi Balapan Kursi Kantor Pertama di Indonesia 

JAKARTA, Bisnistoday – Indonesia Design District (IDD), PIK 2, kembali menjadi arena...