BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meraih tiga penghargaan dalam dua ajang kehumasan nasional pada Oktober 2026. Penghargaan tersebut diberikan melalui 6th TOP GPR Awards 2026 dan The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026, meliputi kategori perguruan tinggi negeri, pengelolaan media sosial, dan karya praktisi humas.
Pada ajang 6th TOP GPR Awards 2026 yang diselenggarakan GPR Institute di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026), UPI memperoleh penghargaan kategori Perguruan Tinggi Negeri.
Penghargaan diterima oleh Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., bersama Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., serta Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik (KKIPP) UPI, Vidi Sukmayadi, Ph.D.
Berdasarkan pemaparan GPR Institute, penilaian TOP GPR Awards mencakup tiga aspek, yakni digital awareness, media digital dan laman web, serta media sosial. Penelitian jejak digital yang dilakukan pada Mei–Juli 2026 mencatat 34.700 ulasan, rata-rata 60.500 pencarian pengguna internet setiap bulan, 1.102 pemberitaan, dan 3.987.389 kunjungan ke laman resmi UPI selama satu tahun terakhir.
Rektor UPI, Didi Sukyadi, menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja tim kehumasan universitas.
“Penghargaan ini bukanlah merupakan penghargaan semata bagi Rektor, ini adalah penghargaan bagi insan humas Universitas Pendidikan Indonesia,” ujarnya.
Menurut Didi, pengelolaan komunikasi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi. Informasi mengenai kebijakan, program, maupun persoalan institusi perlu disampaikan secara tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Dua Penghargaan dari Anugerah Humas Indonesia 2026
Sebelumnya, UPI meraih dua penghargaan dalam The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 yang berlangsung di Kompleks Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).
Melalui KKIPP, UPI memperoleh silver winner kategori Kanal Digital subkategori Media Sosial untuk pengelolaan akun Instagram @UPIOfficial. Pada ajang yang sama, Yudhit Anatha, S.Pd., meraih bronze winner kategori Kartini Humas Indonesia generasi milenial melalui karya bertema perempuan humas dan pangan lokal.
Karya Yudhit membahas pangan lokal dalam kaitannya dengan kedaulatan pangan nasional dan pembangunan berkelanjutan. Sementara itu, penghargaan untuk Instagram UPI berkaitan dengan pengelolaan media sosial sebagai kanal penyampaian informasi kepada publik.
AHI 2026 mengusung tema “Membangun Transparansi, Menguatkan Kepercayaan Publik”. Penilaian dalam ajang tersebut menggunakan tiga kriteria, yaitu dampak nyata (impact), orisinalitas (authenticity), dan keterukuran (measurability). Kriteria ini merupakan bagian dari penilaian AHI dan berbeda dari metodologi TOP GPR Awards.
Kepala KKIPP UPI, Vidi Sukmayadi, mengatakan penghargaan yang diterima timnya perlu menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pekerjaan kehumasan.
“Anugerah ini adalah refleksi dari kerja keras dan kreatif seluruh unsur tim. Tentunya, apa yang dicapai saat ini jangan menjadi muara kepuasan, tetapi menjadi jembatan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas dalam menjalankan komunikasi publik,” ujarnya.
Evaluasi Pengelolaan Informasi Digital
Capaian pada 2026 melanjutkan partisipasi UPI dalam kompetisi kehumasan nasional. Pada 2024, UPI masuk enam besar nominasi terbaik Anugerah Media Humas untuk kategori kampanye komunikasi publik, siaran pers media daring, dan media sosial.
Meski demikian, penghargaan dalam kompetisi kehumasan tidak serta-merta menggambarkan keseluruhan kualitas komunikasi sebuah institusi. Pengelolaan informasi publik juga berkaitan dengan akurasi pemberitaan, keterbukaan informasi, kecepatan merespons pertanyaan, serta kemampuan menyampaikan persoalan institusi secara jelas.
Evaluasi terhadap aspek tersebut diperlukan agar pengelolaan laman web dan media sosial perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan atau capaian penghargaan, tetapi juga pada kebutuhan informasi masyarakat.


















![Polisi antihuru-hara berhadapan dengan siswa SMA saat unjuk rasa di Paris [Yves Herman/Reuters]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/10/Pelajar-prancis-680x533.jpg)




















