Press "Enter" to skip to content

Waskita Karya Percepat Monetisasi Aset Properti

MONETISASI ASET : PT Waskita Karya Tbk bersama Danareksa akan menggenjot program monetisasi aset properti untuk menunjang kontribusi kepada pemerintah.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday. –  PT Waskita Karya (Persero) Tbk bekerjasama dengan Danareksa akan meluncurkan program akselerasi dan peningkatan kinerja BUMN Sektor Konstruksi Pasca Pandemi, dengan memberikan peluang bagi para investor untuk mengakuisisi persediaan properti yang dimiliki, dikendalikan, dan dikelola oleh BUMN Konstruksi melalui mekanisme penjualan persediaan properti (Monetisasi Aset). 

Dalam program ini, PT Waskita Karya (Persero), Tbk menyertakan sebanyak 5 persediaan properti milik PT Waskita Karya Realty, selaku anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero),Tbk yang akan dilepas secara bulk baik dalam bentuk klaster maupun sebagian berdiri sendiri (standalone). 

Persediaan Properti yang ditawarkan terdiri dari apartment, commercial area dan lahan kosong (landbank), berada di Tangerang Selatan, Surabaya dan Bali dengan lokasi yang strategis serta memiliki konsep produk unggulan. 

“Properti akan ditawarkan sebagian secara berkelompok dan sebagian berdiri sendiri. Peluncuran produk ini akan dilakukan pada minggu pertama bulan Februari 2022 yang akan diumumkan pada media cetak dan digital serta laman resmi Danareksa,” ujar SVP Corporate Secretary PT Waskita Karya (Persero) Tbk., Ratna Ningrum dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (19/1).

“Investor yang berminat dapat melakukan registrasi, dilanjutkan dengan mengikuti sesi investor gathering pada minggu kedua bulan Februari 2022 yang lebih lanjut akan disampaikan oleh Danareksa,” tambahnya.

Ratna Ningrum menambahkan, program Monetisasi Aset akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi kinerja keuangan baik bagi PT Waskita Karya Realty maupun konsolidasian Waskita Grup. Hasil dari program ini nantinya akan digunakan untuk pendanaan investasi lainnya di tahun 2022. 

Seperti diketahui bahwa PT Waskita Karya (Persero), Tbk melalui Anak Perusahaanya, PT Waskita Karya Realty memiliki beberapa portofolio investasi yang masih berjalan dan yang akan dikembangkan. 

Waskita Karya berharap, program percepatan ini dapat meningkatkan kontribusi BUMN terhadap APBN. Hal ini, sejalan dengan fokus Menteri BUMN, Erick Thohir, yang akan melakukan transformasi BUMN dua tahun ke depan. 

Optimisme akselerasi kinerja dari program ini berkaca pada laba bersih perusahaan BUMN semester I tahun 2021 yang mencapai Rp 26 triliun. Padahal pada periode yang sama tahun 2020, laba bersih perusahaan BUMN hanya sebesar Rp 6 triliun. 

Diketahui, PT Waskita Karya Tbk berdiri pada tahun 1961 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pada bulan Desember 2012 Waskita menjadi sebuah Perusahaan Publik dan tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham “WSKT”. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Waskita semakin mengukuhkan perannya sebagai salah satu kontraktor utama di Indonesia serta Pengembang Infrastruktur/Realti melalui pendirian anak usaha yaitu PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Waskita Toll Road, PT Waskita Karya Realty, dan PT Waskita Karya Infrastruktur.

Comments are closed.