www.bisnistoday.co.id
Senin , 28 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Sambut Positif Dimulainya Vaksinasi Covid-19
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Sambut Positif Dimulainya Vaksinasi Covid-19

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Dimulainya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 mendapat respon positif pelaku pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 39,54 poin atau 0,62 persen ke posisi 6.435,21. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 6,46 poin atau 0,65 persen ke posisi 1.002,89.

Analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Rabu (12/1) mengatakan, penguatan IHSG didorong oleh euforia terkait penyelenggaraan vaksinasi. “Apalagi hari ini Presiden Joko Widodo telah divaksin dengan menggunakan produk Sinovac,” kata dia.

Dari luar negeri, lanjut Nafan, pelaku pasar mengapresiasi kebijakan Joe Biden yang akan mengeluarkan kebijakan stimulus jumbo bernilai triliunan dolar dalam rangka penanggulangan ekonomi AS.

Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman terus bergerak di teritori positif hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, sembilan sektor meningkat dengan sektor pertambangan paling tinggi yaitu 4,17 persen, diikuti sektor aneka industri dan sektor industri dasar masing-masing 2,9 persen dan 1,56 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor konsumer sebesar minus 1,28 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp992,84 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.855.498 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,96 miliar lembar saham senilai Rp24,17 triliun. Sebanyak 243 saham naik, 244 saham menurun, dan 143 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 292,25 poin atau 1,04 persen ke 28.456,59, Indeks Hang Seng turun 41,15 poin atau 0,15 persen ke 28.235,6, dan Indeks Straits Times meningkat 8,85 atau 0,3 persen ke 2.986,02.

Bergerak Positif

Kepala Divisi Riset PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Hariyanto Wijaya memprediksi program vaksinasi Covid-19 secara massal akan mendukung IHSG bergerak positif terutama pada awal tahun ini.

“Kami perkirakan kinerja IHSG akan kembali positif di Januari 2021 didukung optimisme vaksinasi Covid-19,” katanya.

 
IHSG diprediksi cenderung menguat pada Januari seiring dengan optimisme prospek ekonomi di tahun baru. Dalam delapan tahun terakhir, kecuali 2017 dan 2020, indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara rata-rata naik 1,5 persen selama Januari.

Hariyanto menilai ada tiga faktor utama yang akan mendorong penguatan pasar modal dalam negeri awal tahun ini, kendati ada tekanan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara jangka pendek.

Pertama, Indonesia memasuki 2021 dengan lebih banyak rasa optimistis bahwa ekonomi akan pulih di tengah kabar baik jadwal vaksinasi. Jadwal vaksinasi sekitar 15 bulan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022, sementara waktu kedatangan vaksin dijadwalkan antara Desember 2020 hingga kuartal I 2022.

Kedua, Indonesia sebagai penghasil dan pengekspor komoditas juga mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga komoditas. Harga minyak sawit mentah (CPO) mencapai 3.900 Ringgit Malaysia (RM) per ton, level tertinggi sejak 2008 karena empat faktor antara lain rendahnya stok CPO, gangguan produksi akibat dampak La Nina, naiknya permintaan China dan India, dan harga minyak kedelai yang menguntungkan sebagai penggantinya.

“Selain itu, dolar AS juga diprediksi melemah seiring dengan tekanan defisit kembar pada fiskal dan transaksi berjalan pemerintah AS karena besarnya stimulus fiskal demi merangsang lemahnya ekonomi.” ujar Hariyanto.

Faktor ketiga yaitu bangkitnya manufaktur China. Aktivitas manufaktur China terus berkembang dalam delapan bulan beruntun. Pesanan pabrik baru China dan ekspor baru untuk pabrik juga naik, dikonfirmasi oleh permintaan yang lebih tinggi untuk produk China dari pasar luar negeri.

Terkait saham, Mirae Asset mempertahankan pilihan utama saham-saham komoditas (nikel, CPO, batu bara, dan emas), bank dan unggas. Rekomendasi tersebut membuka opsi untuk saham-saham seperti ANTM, INCO, LSIP, UNTR, BBRI, BMRI, BBNI, dan JPFA./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...