www.bisnistoday.co.id
Minggu , 4 Oktober 2026
Home OPINI Gagasan Catatan Ringan Tofan Mahdi Didalam Buku Pena di Atas Langit II
GagasanOPINI

Catatan Ringan Tofan Mahdi Didalam Buku Pena di Atas Langit II

PERLARANGAN EKSPOR CPO : Tofan Mahdi, Ketua Bidang Komunikasi GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) dalam keterangnya di Jakarta, Jumat (23/4).
Social Media

Seorang praktisi komunikasi industri sawit Tofan Mahdi, meluncurkan buku Pena di Atas Langit II.  Buku ini adalah sekuel kedua dari buku Pena di Atas Langit yang terbit pertengahan tahun 2019. Seperti halnya buku pertama. Pena di Atas Langit II juga berisi kumpulan tulisan-tulisan ringan penulis. 

“Masih bercerita tentang jalan-jalan ke mancanegara. Juga ada sedikit tulisan harapan tentang Indonesia. Dan tulisan yang agak reflektif,” kata Tofan Mahdi dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (29/10).

Buku Pena di Atas Langit II berisi catatan ringan penulis saat mengunjungi beberapa negara. Misalnya tentang negeri jiran Singapura yang tidak memiliki potensi wisata alami tetapi sukses membangun ikon-ikon “kepalsuan” yang sukses menarik jutaan wisatawan.

Tofan mengatakan, buku Pena di Atas Langit II berisi catatan ringan penulis saat mengunjungi beberapa negara. Misalnya tentang negeri jiran Singapura yang tidak memiliki potensi wisata alami tetapi sukses membangun ikon-ikon “kepalsuan” yang sukses menarik jutaan wisatawan. Juga ada catatan perjalanan ke Uni Emirat Arab,  negara di Teluk yang maju, modern, dan beradab.

Buku Pena di Atas Langit II

“Saya juga menulis tentang pengalaman haji dan umroh, catatan tentang Norwegia, juga masih ada tulisan tentang konflik Israel-Palestina. Tapi semua saya tulis dengan gaya bahasa yang ringan khas tulisan wartawan,” kata mantan Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos ini.

Buku Pena di Atas Langit II terbit 334 halaman. Terbagi menjadi tiga bagian besar yaitu: Kala Melanglang Buana, Tentang Indonesia Tercinta, dan Menjaga Asa di Tengah Corona.

“Darah wartawan pada diri Tofan Mahdi membuat semua yang ia alami menjadi sesuatu yang menarik untuk ditulis.”

“Karena buku ini terbit pada saat kita masih berjuang melawan pandemik, ada juga beberapa tulisan pengalaman empiris dan refelktif tentang covid-19,” kata Tofan yang saat ini juga menjadi Tim Editor pada program Fellowship Jurnalis Perubahan Perilaku (FJPP) kerjasama Dewan Pers RI dengan Satgas Nasional Covid-19. 

Selain itu, Tofan Mahdi juga masih tercatat sebagai Ketua Bidang Komunikasi GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) dan SVP Communication and Public Affairs PT Astra Agro Lestari Tbk. 

Mengenai buku terbitan Tofan Mahdi, Duta Besar RI di Singapura, Suryopratomo, memberikan apresiasi atas terbitnya buku Pena di Atas Langit II ini. “Darah wartawan pada diri Tofan Mahdi membuat semua yang ia alami menjadi sesuatu yang menarik untuk ditulis,” kata Suryopratomo dalam Catatan Singkat Sahabat yang dimuat dalam buku tersebut. 

Tofan berharap, buku Pena di Atas Langit II memperkaya khasanah literasi di Indonesia. Apalagi di tengah serbuan teknologi komunikasi digital, minat baca masyarakat semakin rendah. “Semoga semakin banyak masyarakat Indonesia yang kembali membaca buku,” kata pria kelahiran Pasuruan 47 tahun ini./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Presiden Prabowo
Gagasan

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

JAKARTA,Bisnistoday- Kalimat Presiden Prabowo Subianto, “saking pintarnya, saking pintarnya jadi goblok”, dalam...

Karikatur Obligasi Daerah
Gagasan

Musim Ngutang, Tarik Ulur Penerbitan Obligasi Daerah Pemprov DKI Jakarta

RENCANA Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah kembali memantik perdebatan...

Para pengunjuk rasa menentang AfD (Dok: Clemens Bilan/EPA)
Gagasan

AfD, Trauma Sejarah, dan Demokrasi yang Harus Dijaga

ADA yang menarik dari peta politik Jerman belakangan ini. Selasa, 8 September...

Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Nepal, 26 Agustus 2026 (Dok: NDTV)
Gagasan

Membaca Ramalan di Tengah Bencana

PADA  24 Juni 2026, dua gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,2 SR dan...