www.bisnistoday.co.id
Jumat , 25 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Imbal Hasil Obligasi AS Naik, IHSG Terkoreksi
BursaBURSA & KORPORASI

Imbal Hasil Obligasi AS Naik, IHSG Terkoreksi

IHSG Melemah
INDEKS HARGA Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (6/4) ditutup terkoreksi mengikuti pergerakan indeks bursa regional Asia yang dipicu oleh imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) 10 tahun yang melonjak menjadi 2,56 persen.

IHSG diitutup terkoreksi 44,08 poin ke posisi 7.104,22. Sementara indeks LQ45 turun 8,73 poin ke posisi 1.030,12.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (6/4) menyebutkan, kenaikan imbal hasil obligasi tersebut terpengaruh oleh pernyataan petinggi The Fed yang memperkirakan kenaikan suku bunga dan pengurangan cepat pada balance sheet bank sentral diperlukan untuk membawa kebijakan moneter AS ke posisi yang lebih netral akhir tahun ini. Alhasil pasar dan investor pun menghindari berinvestasi pada aset keuangan berisiko.

Selanjutnya The Caixin China General Services PMI turun ke 42 pada Maret 2022 dari 50,4 pada bulan sebelumnya, terendah sejak Februari 2020, dan kontraksi di tengah pembatasan baru karena kenaikan kasus Covid-19.

Sementara itu, Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 menjadi 5,1 persen pada April 2022, dari perkiraan sebelumnya 5,2 persen pada Oktober 2021, di tengah perang Rusia dan Ukraina.

Dibuka melemah, IHSG menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga penutupan perdagangan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dimana sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 2,1 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang baku masing-masing 1,53 persen dan 0,26 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor transportasi turun paling dalam yaitu minus 1,8 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor properti masing-masing minus 1,28 persen dan minus 1,26 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing di seluruh pasar sebesar Rp708,45 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp418,68 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.486.063 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,77 miliar lembar saham senilai Rp15,94 triliun. Sebanyak 190 saham naik, 350 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 437,68 poin atau 1,58 persen ke 27.350,3, Hang Seng turun 421,79 poin atau 1,87 persen ke 22..080,52, dan Straits Times terkoreksi 22,06 poin atau 0,64 persen ke 3.422,95./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...