www.bisnistoday.co.id
Jumat , 31 Juli 2026
Home GLOBAL G20 EWG Hari Terakhir, Peserta Forum Sepakati Draf Deklarasi Menaker
GLOBAL

G20 EWG Hari Terakhir, Peserta Forum Sepakati Draf Deklarasi Menaker

FORUM G @): Sekjen Kemenaker, Anwar Sanusi, menutup penyelenggaraan Forum G20 Keempat Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan (4th Employment Working Group), secara virtual di Jakarta, Jumat (22/7) malam.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday -Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, menutup penyelenggaraan Forum G20 Keempat Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan (4th Employment Working Group), secara virtual di Jakarta, Jumat (22/7) malam. 

Usai menutup acara, Anwar Sanusi mengatakan di hari ketiga penyusunan draf para Menteri Ketenagakerjaan, peserta forum telah menyelesaikan pembahasan dua Annex. Annex I yaitu dokumen tambahan tentang output yang konkrit terkait isu pasar kerja inklusif dan afirmasi pekerjaan yang layak bagi penyandang disabilitas. 

Sedangkan Annex II, dokumen tambahan tentang pengembangan SDM yang terampil. Yakni penciptaan lapangan kerja berkelanjutan melalui penguatan peran BLK Komunitas (community based vocational training) 

“Ini luar biasa, dua dokumen Annex tadi bisa diselesaikan sesuai target yang sudah direncanakan. Pertemuan selama tiga hari menghasilkan draf deklarasi Menteri Ketenagakerjaan dan dokumen-dokumen tambahan. Alhamdulillah bisa kita selesaikan malam ini,” ujar Anwar Sanusi. 

Proses Dialogis

Selama pembahasan draf deklarasi, Anwar Sanusi mengatakan banyak hal yang didiskusikan, misalnya isu yang ingin ditambahkan indikator-indikator terkait self assesment. Yakni pengukuran secara mandiri bagaimana policy inisiatif negara G20, untuk memberikan kesempatan yang sama atau terbuka kepada para penyandang disabilitas. 

“Indikator yang tadi dibahas akan menjadi referensi dari setiap negara G20 untuk melakukan assesment. Ini masih ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki dan mudah-mudahan hingga pertemuan akhir Menteri Ketenagakerjaan, akan menjadi dokumen yang sudah selesai,” ujar Anwar Sanusi. 

Ditambahkan Anwar, peserta forum G20 telah mencapai kesepakatan dalam penyusunan draf deklarasi. Draf deklarasi tersebut nantinya akan disampaikan kepada seluruh peserta setelah dibacakan Menaker pada Pertemuan Menteri Ketenagakerjaan Anggota G20 di Bali, pada September 2022 mendatang. 

Baca juga : Kemnaker Percepat Implementasi Satu Data Ketenagakerjaan

“Intinya diskusi selama tiga hari, sangat konstruktif dan mereka saling memberi masukan agar G20 menjadi forum negara-negara G20 dan negara tamu tetap yang selalu diundang, menjadi forum bermanfaat bagaimana ketenagakerjaan kita bisa saling membagi pengalaman, pengetahuan untuk meningkatkan iklim ketenagakerjaan di masing-masing negara,” kata Anwar Sanusi. 

Pertemuan G20 EWG Keempat pada 20-22 Juli 2022 ini dihadiri oleh negara-negara Anggota G20, undangan tetap negara pengamat G20, dan organisasi Internasional seperti International Labour Organization (ILO) dan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD)./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Para pendukung gerakan Democratic Socialists of America. (Dok:DSA)
GLOBAL

Jalan Berliku Perjuangan Kaum Sosialis di Amerika

JAKARTA, Bisnistoday - Para kandidat berhaluan kiri di Amerika Serikat yang berafiliasi...

Mal di Kota Kashima yang rusak parah akibat gempa. (Dok: NHK)
GLOBAL

Sebuah Pusat Perbelanjaan di Jepang Rusak Parah akibat Gempa

JAKARTA, Bisnistoday – Gempa berkekuatan 7 SR yang terjadi di selatan Jepang,...

Gempa 7,1 SR di Jepang selatan, Selasa (28/7/2026) (dok: NHK)
GLOBAL

Gempa Kuat 7,1 SR Guncang Jepang Selatan

JAKARTA, Bisnistoday - Gempa bumi yang sangat kuat mengguncang wilayah Kyushu, Jepang,...

Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]
GLOBAL

Ribuan Orang Dievakuasi akibat Karhutla di Spanyol dan Prancis

JAKARTA, Bisnistoday - Lebih dari 267.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat...