www.bisnistoday.co.id
Minggu , 30 Agustus 2026
Home EKONOMI Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pertanian di Palu Dilanjutkan
EKONOMISektor Riil

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pertanian di Palu Dilanjutkan

PROYEK IRIGASI PERTANIAN : Kementerian PUPR lanjutkan revitalisasi jaringan irigasi pertanian di Palu, belum lama ini.
Social Media

PALU, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu melanjutkan rehabilitasi jaringan irigasi Gumbasa. Dengan begitu, areal Gumbasa yang fungsional kurang lebih 4.593 ha dapat produktif kembali, serta areal sawah potensial dari total 8.180 ha areal Gumbasa dapat menjadi areal sawah fungsional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa irigasi di kawasan hulu Gumbasa untuk mengairi lahan pertanian subur menjadi prioritas untuk difungsikan kembali setelah bencana gempa.  

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Kementerian PUPR  Taufik  mengatakan, sebelumnya telah diselesaikan Rehabilitasi Bendung dan Saluran Irigasi Daerah Irigasi (DI) Gumbasa tahap I  untuk areal pertanian seluas 1.070 hektar (ha) yang rusak akibat gempa pada 28 September 2018 lalu. Kemudian saat ini dilanjutkan pekerjaan rehabilitasi Bendung dan Saluran Irigasi DI Gumbasa tahap II yang ditargetkan rampung pada tahun 2023.

Baca juga : Irigasi Sprinkler di Food Estate NTT Optimalkan Fungsi Bendungan

“Untuk rehabilitasi irigasi Gumbasa tahap II, pekerjaan dibagi menjadi lima paket. Yang saat ini sudah berjalan memasuki tahapan konstruksi sebanyak empat paket dari loan  Asian Development Bank (ADB), sementara untuk paket kelima yang menggunakan dana loan JICA (Japan International Cooperation Agency) masih dalam tahapan desain, ditargetkan sekitar bulan September sudah bisa lanjut tahap lelang,” kata Taufik. 

Daerah Irigasi Gumbasa

Taufik lebih lanjut menjelaskan, untuk pekerjaan paket pertama adalah rehabilitasi bendung pada tubuh bendung sepanjang 67,7 meter (m), rehabilitasi tanggul banjir di upstream bendung (300 m), rehabilitasi tanggul banjir di downstream bendung 427 m di sisi kiri dan 452 m di sisi kanan, rehabilitasi penguras, serta pekerjaan landscape. Nilai pekerjaan paket pertama sebesar Rp44,83 miliar dengan progres 54,98% dan ditargetkan rampung pada Februari 2023. 

Dareah Irigasi Gumbasa terletak di  area lembah Palu yang memanjang dari kaki hulu Sungai Gumbasa mengalir hingga Sungai Kawatuna di Kota Palu. Secara administratif, DI Gumbasa melayani 5 Kecamatan yang berada di Kabupaten Sigi dan Kota Palu yaitu: Kecamatan Gumbasa,Tanambulaya, Dolo, Sigi Biromaru dan Palu Selatan, yang memiliki luas irigasi potensial 8.180 ha. 

Sarana irigasi Gumbasa yang dibangun pada tahun 1931 mulanya hanya berupa free intake dengan suplai air dari Sungai Gumbasa, kemudian oleh Departemen PU dibangun menjadi bendung permanen pada tahun 1976./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Dorong Pengrajin Tenun dan Petani Kopi Toraja Bergabung dalam Koperasi

TANA TORAJA, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong pengrajin tenun...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Kucurkan Banpres Rp3 Juta Bagi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) senilai lebih dari...

Elang Jawa
EKONOMI

Elang Jawa Kembali Mengangkasa dari Kamojang

JAKARTA, Bisnistoday - Langit Kamojang kembali menjadi ruang bagi kehidupan yang sempat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Gelar Kick Off Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana di Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan Kick...