www.bisnistoday.co.id
Minggu , 30 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Larangan Bukber Bagi Pejabat Menyinggung Perasaan Umat Islam
NasionalNASIONAL & POLITIK

Larangan Bukber Bagi Pejabat Menyinggung Perasaan Umat Islam

Pimpinan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Kiai Said Aqil Siradj
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Larangan Presiden RI Joko Widodo kepada para menteri dan pejabat negara untuk tidak menyelenggarakan buka puasa bersama dinilai telah menimbulkan kegaduhan dan rasa tidak percaya di masyarakat.

“Secara umum itu (larangan) menyinggung perasaan umat, karena ini (puka puasa bersama) sudah menjadi budaya,” tegas Pimpinan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Kiai Said Aqil Siradj dalam acara Tadarus Kebangsaan dan Penyusunan Peta Jalan Kepemimpinan Muslim Indonesia di Jakarta, Sabtu (25/3).

Menurut Said, sikap pemerintah itu sebagai bentuk intervensi berlebih atas ruang-ruang kehidupan keagamaan, yang selama ini menjadi domain para pemimpin agama dan ormas-ormas keagamaan.

Namun, lanjut dia, dicoba diambil alih, dicoba dipaksakan melalui intervensi kebijakan yang cenderung, dan disinyalir cukup represif secara psikologis bagi umat.

Meskipun Pemerintah sudah menjelaskan aturan tersebut, Said beranggapan bahwa hal itu menimbulkan kegaduhan. Bahkan, pada saatnya akan melahirkan ketidakpercayaan (distrust) umat bila membiarkan hal itu terus terjadi.

Mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengkritisi agar Pemerintah sebelum mengeluarkan kebijakan atau larangan ditimbang baik dan buruknya bagi masyarakat luas agar timbul kebijaksanaan dalam sebuah aturan yang dikeluarkan.

Menurut dia, boleh saja Pemerintah membuat imbauan, misalnya, tidak menggunakan anggaran pemerintah saat melakukan buka puasa bersama.

“Buka bersama itu ada di mana-mana, di Masjidilharam, Mekah buka bersama. Amir-amir, famili dari kerajaan buka bersama itu biasa. Hanya maksudnya baik agar tidak terjadi pemborosan, tinggal itu saja penekanannya, jangan dilarang buka bersama,” kata Said.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengatakan bahwa pernyataan Said sebagai bagian dari demokrasi dan penilaian dari masyarakat. “Iya, enggak apa-apa, itulah demokrasi, harus ada penilaian dari masyarakat,” katanya.

Mahfud sendiri merasa aturan tersebut juga berpengaruh pada dirinya, yang sebetulnya telah menyiapkan buka bersama beberapa sesi. Akan tetapi, dengan adanya aturan itu, terpaksa buka bersama hanya bersama istri.

Terkait dengan kebijakan tersebut sebagai sikap over intervensi pemerintah, Mahfud berpandangan positif bahwa itu bagian dari kritis membangun yang disampaikan oleh masyarakat.

“Ya, tidak apa-apa terima kasih, sebagai kritik itu harus selalu ada, itu namanya demokrasi, namanya bahwa orang Islam itu merasa memiliki Indonesia ini,” kata Mahfud

Dalam acara tadarus kebangsaan tersebut dihadiri 14 ormas Islam anggota LPOI. Menghadirkan pembicara utama Menkopolhukam Mahfud MD dan Pimpinan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Kiai Said Aqil Siradj.

Selain Mahfud MD, para pembicara lainnya adalah Aster Panglima TNI Mayjen TNI Masduni, Kabarhakam Komjen Pol. Arief Sulistyo, Jamintel Direktur B Ricardo Simajuntak, Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafly Amar, dan lainnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

YK Rombsis
Nasional

Peringati Maulid Nabi, YK Rombsis Beri Bantuan Gempa Flores dan Warga Palestina

JAKARTA, Bisnistoday – Yayasan Kemanusian ROMBSIS (YK Rombsis) memberikan bantuan kepada masyarakat...

Perlintasan Sebidang
HEADLINE NEWSNasional

PT Kereta Api Indonesia Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan Perlintasan Sebidang

JAKARTA, Bisnstoday- PT Kereta Api Indonesia (Persero) fokus merealisasikan program peningkatan keselamatan...

Pengungsi Flores
Nasional

Bantu Pengungsi, Kementerian PU Siagakan Air Bersih ke Berbagai Wilayah di Flores

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar...

Ketua Umum Projo, Budi Arie (kiri) dan Ketua Umum Baramuda08, Rhesa Yoga.(dok:Ist)
NASIONAL & POLITIK

Budi Arie Akui Wacana Percepatan Pemilu Merupakan Analisis Pribadi

JAKARTA, Bisnistoday — Ketua Umum Rewan Jokowi Projo, Budi Arie Setiadi akhirnya buka...