www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home EKONOMI Kementerian PUPR Bangun Embung Gumelem di Magelang
EKONOMISektor Riil

Kementerian PUPR Bangun Embung Gumelem di Magelang

BENDUNGAN GEMELEM di di Desa Gumelem, Kecamatan Pakis, Kab. Magelang./
Social Media

MAGELANG, Bisnistoday – Guna meningkatkan tampungan air dan mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai pembangunan Embung Gumelem di  Desa Gumelem, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penyediaan sarana dan prasarana air seperti bendungan dan embung diperuntukkan untuk ketahanan air dan kedaulatan pangan.

“Tanggung jawab Kementerian PUPR untuk memenuhi kebutuhan irigasi petani. Hal seperti ini menjadi perhatian Kementerian PUPR agar selalu berupaya menyediakan infrastruktur salah satunya melalui pembangunan embung,” kata Menteri Basuki di Jakarta, Senin (5/6).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Dwi Purwantoro mengatakan, pembangunan Embung Gumelem dimulai pada tahun 2023 ditandai dengan penandatanganan kontrak pekerjaan pada Mei 2023 lalu.

“Embung Gumelem diproyeksikan akan membawa manfaat bagi penyediaan air baku di Kabupaten Magelang dengan kapasitas 2 liter/ detik. Kemudian juga akan bermanfaat untuk suplai air irigasi pertanian hortikultura pada lahan seluas 7,75 Ha (hektare),” kata Dwi.

Fungsi Destinasi Wisata

Dwi Purwantoro, menuturkan, selain berfungsi untuk mengisi kembali air tanah sebagai upaya konservasi sumber daya air, Embung Gumelem juga diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru di kawasan tersebut. “Untuk itu juga dilakukan penataan kawasan sekitar embung dengan lingkup pekerjaan salah satunya pembangunan jogging track,” ujar Dwi.

Embung merupakan salah satu teknik pemanenan air yang sangat sesuai di daerah yang sering mengalami kekeringan. Embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan air untuk berbagai kebutuhan masyarakat, yaitu menyimpan air pada saat musim penghujan untuk dapat dimanfaatkan pada waktu diperlukan.

Dwi mengatakan, pembangunan Embung Gumelem ditargetkan rampung pada Desember 2023. Konstruksinya dilaksanakan oleh kontraktor PT Grehadhika Farannisa Alfa dengan nilai kontrak Rp18,73 miliar dan konsultan supervisi CV Monumental. “Saat ini progresnya sudah drop material, membuat gudang material dan membuat jalan akses,” ujarnya.

Sebelumnya pada tahun 2022, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan Embung Mranggen di Kabupaten Magelang. Embung Mranggen membawa manfaat bagi penyediaan air baku di Kabupaten Magelang dengan kapasitas 3 liter/ detik. Kemudian bermanfaat untuk suplai air irigasi pada lahan pertanian seluas 24,40 Ha./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Rencanakan Pertemuan dengan Seluruh Pengurus KDKMP, Bahas Tiga Agenda

TAPANULI UTARA, Bisnistoday—Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan merencanakan untuk segera melakukan pertemuan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Dalam Pandangan Rocky Gerung

JAKARTA, Bisnistoday—Kehadiran anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rocky Gerung dalam Diskusi bertema "Gerakan...

EKONOMIKorporasi

BRI Life Dorong Perlindungan Jiwa untuk Perencanaan Keuangan melalui Aurora Plus

JAKARTA, Bisnistoday - BRI Life mendorong pentingnya perlindungan jiwa dalam perencanaan keuangan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Hilangkan Ketimpangan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan...