www.bisnistoday.co.id
Kamis , 20 Agustus 2026
Home EKONOMI Kementerian PUPR Bangun Embung Gumelem di Magelang
EKONOMISektor Riil

Kementerian PUPR Bangun Embung Gumelem di Magelang

BENDUNGAN GEMELEM di di Desa Gumelem, Kecamatan Pakis, Kab. Magelang./
Social Media

MAGELANG, Bisnistoday – Guna meningkatkan tampungan air dan mendukung ketahanan pangan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai pembangunan Embung Gumelem di  Desa Gumelem, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penyediaan sarana dan prasarana air seperti bendungan dan embung diperuntukkan untuk ketahanan air dan kedaulatan pangan.

“Tanggung jawab Kementerian PUPR untuk memenuhi kebutuhan irigasi petani. Hal seperti ini menjadi perhatian Kementerian PUPR agar selalu berupaya menyediakan infrastruktur salah satunya melalui pembangunan embung,” kata Menteri Basuki di Jakarta, Senin (5/6).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Dwi Purwantoro mengatakan, pembangunan Embung Gumelem dimulai pada tahun 2023 ditandai dengan penandatanganan kontrak pekerjaan pada Mei 2023 lalu.

“Embung Gumelem diproyeksikan akan membawa manfaat bagi penyediaan air baku di Kabupaten Magelang dengan kapasitas 2 liter/ detik. Kemudian juga akan bermanfaat untuk suplai air irigasi pertanian hortikultura pada lahan seluas 7,75 Ha (hektare),” kata Dwi.

Fungsi Destinasi Wisata

Dwi Purwantoro, menuturkan, selain berfungsi untuk mengisi kembali air tanah sebagai upaya konservasi sumber daya air, Embung Gumelem juga diharapkan dapat menjadi destinasi wisata baru di kawasan tersebut. “Untuk itu juga dilakukan penataan kawasan sekitar embung dengan lingkup pekerjaan salah satunya pembangunan jogging track,” ujar Dwi.

Embung merupakan salah satu teknik pemanenan air yang sangat sesuai di daerah yang sering mengalami kekeringan. Embung berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin kontinuitas ketersediaan air untuk berbagai kebutuhan masyarakat, yaitu menyimpan air pada saat musim penghujan untuk dapat dimanfaatkan pada waktu diperlukan.

Dwi mengatakan, pembangunan Embung Gumelem ditargetkan rampung pada Desember 2023. Konstruksinya dilaksanakan oleh kontraktor PT Grehadhika Farannisa Alfa dengan nilai kontrak Rp18,73 miliar dan konsultan supervisi CV Monumental. “Saat ini progresnya sudah drop material, membuat gudang material dan membuat jalan akses,” ujarnya.

Sebelumnya pada tahun 2022, Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan Embung Mranggen di Kabupaten Magelang. Embung Mranggen membawa manfaat bagi penyediaan air baku di Kabupaten Magelang dengan kapasitas 3 liter/ detik. Kemudian bermanfaat untuk suplai air irigasi pada lahan pertanian seluas 24,40 Ha./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dirut KAI
EKONOMI

Dirut KAI Fokus Optimalkan Area Pertumbuhan Ekonomi Wilayah TOD

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal lebih fokus pengembangan...

EKONOMI

Kota Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan, Bandara Husein Jadi Penguat Konektivitas

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 23-24...

Peserta Roundtable Discussion “Mewujudkan Aksi Kolaborasi Ekonomi Sirkular dalam Rantai Nilai TPT. (dok:Ist)
Sektor Riil

Percepat Ekonomi Sirkular, Pelaku Rantai Nilai Tekstil Dorong Kolaborasi

JAKARTA, Bisnistoday – Para pelaku industru tekstil yang tergabung dalam Indonesia Business...

Sektor Riil

IM3 Hadirkan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

JAKARTA, Bisnistoday – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3...