www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home OPINI Gagasan Kemewahan Kapal Van Der Wijck
Gagasan

Kemewahan Kapal Van Der Wijck

Kapal Van Der Wijck
Social Media

BEBERAPA waktu lalu, sahabat saya Farid Gaban, jurnalis senior ini baru selesai melakukan sebuah ekspedisi naik motor keliling Indonesia bersama tiga orang tim lainya dalam Ekspedisi Indonesia Baru. Saat perjalanan hampir selesai sempat singgah di Jakarta dan senang rasanya bisa ketemu denganya.

Suroto

Satu hal yang menarik yang ingin saya tahu segera adalah bagaimana perbandingan antara kondisi tempat tempat yang dulu pernah dikunjungi sebelumnya dalam  Ekspedisi Khatulistiwa tahun 2009 dibandingkan Ekspedisi Indonesia Baru 2022 / 2023 yang baru diselesaikanya. Dikatakan Om Farid Gaban bahwa kondisi kerusakan lingkungan alam dan  sosial ekonomi masyarakat menjadi sangat buruk. Kondisinya semakin parah dan eskalatif.

Film ekspedisi Indonesia Baru beberapa telah saya tonton. Dari cerita Silat Tani, Angin Timur dan Dragon For Sale ( 1). Semua tentang cerita masyarakat kecil yang dibuldoser dan dipiting piting dimana mana. Penyingkiran atau aleniasi masyarakat kecil yang lemah. Senua demi satu kepentingan keserakahan bisnis kongkalikong pejabat teras di republik ini dan pengusaha besar. Bahkan pengusaha pengusaha itu telah diangkat menjadi menteri di kabinet Presiden Jokowi – Maruf Amin saat ini.

Kasus Rempang adalah contoh arogansi kekuasaan san bisnis yang paling vulgar baru baru ini. Sesungguhnya terlalu banyak kasus serupa yang tak terungkap di ruang publik.  Sebut misalnya kasus Rembang, Sangihe, Talaut, Urut Sewu, Tumpang Pitu, Papua dan lain-lain.  Sangat mengerikan, dan mirisnya, semua terjadi di era reformasi dan pemerintahan yang katanya dipilih oleh rakyat secara demokratis.

Muncul di benak saya, kenapa demokrasi dan semangat reformasi tak juga mampu rombak pola kepemimpinan di republik ini. Kenapa arogansi pemimpin dan penggencetan terhadap rakyat kecil terus masih terjadi?. Apa yang salah dari semua itu.

Padahal, kita sesungguhnya begitu banyak memiliki stok anak-anak muda yang baik, riil membangun dan membela rakyat dengan tulus dimana mana. Tapi kenapa yang lahir selalu kualitas pemimpin yang mentalnya bobrok, korup dan kejam?. Negara dan rakyat jatuh di bawah hegemoni kekuatan korporasi besar nasional maupun multi nasional.

Kapal Besar Mau Karam

Menurut saya, perangai pemerintah yang jatuh lemah tertawan oleh kekuatan oligarki dan juga tak adanya kemampuan kelompok elite intelektual organik baik para aktifis sosial, akademikus untuk mendorong perubahan adalah sebuah pertanda buruk. Pertanda bahwa kita sedang berada dalam kapal besar yang mau karam. Fenomena kebohongan yang lahir dari orang orang kampus juga tanda buruk terjadinya kerusakan peradaban serius.

Negara (pemerintah) telah kehilangan fungsi untuk menjaga kepentingan publik. Kepentinganya adalah menjaga keberlangsungan dari kongkalikong. Menjaga hubungan patronase pebisnis dan penguasa negara. Apa yang baik untuk kepentingan bisnis adalah dianggap baik untuk seluruh masyarakat.

Sebut saja proyek proyek strategis nasional seperti sepuluh obyek wisata Bali Baru, tambang, tol, IKN, dan lain lain tak lagi pentingkan apakah akan menjadi beban fiskal negara di masa datang, tak pertimbangkan kepentingan  partisipasi dan kesejahteraan masyarakat setempat, tak pedulikan kerusakan lingkungan dan habitat, dan lain lain. Semua tertuju pada jalan menuju kemegahan fisik, sesuatu yang material ekonomistik, walaupun rapuh, palsu dan keropos dan minus kepentingan umum.

Menurut saya, republik ini sedang karam pelan pelan. Seperti kapal Van der Wijck, kita sedang membangun kemewahan yang salah. Sampai semua penumpangnya semua lupa dengan kemewahanya itu dan ketika kapal bocor, kita tak lagi mampu menanggulanginya./ Oleh Suroto, Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES)

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kaesang Pangarep
Gagasan

Prabowo di Persimpangan Konstitusi dan Politik : Gibran, Jokowi dan Potensi Retaknya Dukungan Partai

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Kasus Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki babak politik yang...

IHSG Anjlok
Gagasan

Pasar Modal Bisa Runtuh Ketika Kepercayaan Punah

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pasar modal bukan sekadar tempat bertemunya penjual dan pembeli...

OJOL beroperasi di jalan raya.
Gagasan

Dilema Sepeda Motor: Antara Perjuangan Hidup dan Ancaman Keselamatan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Setiap pagi, jutaan sepeda motor menyerbu jalanan Indonesia. Di balik...

SUMUR MIGAS
Gagasan

Hulu Migas Nasional di Persimpangan: Produksi Bertahan, Investasi dan Perizinan Jadi Ujian

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Ditengah meningkatnya ketegangan geopolitik Timur Tengah yang berpotensi mengguncang harga...