www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home HEADLINE NEWS Presiden Jokowi Paparkan Langkah Dekarbonisasi di AZEC
HEADLINE NEWSKawasan Global

Presiden Jokowi Paparkan Langkah Dekarbonisasi di AZEC

FORUM AZEC
PRESIDEN JOKO WIDODO saat berada di KTT AZEC, di Tokyo./
Social Media

TOKYO, Bisnistoday – Menyikapi perubahan iklim global dimasa mendatang, Presiden Joko Widodo memaparkan sejumlah langkah yang dapat dijadikan peta jalan Asia Zero Emission Community (AZEC) di Tokyo.

“Setiap negara miliki strategi transisi energi yang unik dan berbeda karena disusun sesuai kondisi nasional. Indonesia sendiri memiliki Indonesian Way of Just Energy Transition melalui pengembangan EBT dan penguatan upaya dekarbonisasi,” ujar Presiden saat menyampaikan pandangannya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT AZEC) di Main Hall Kantor PM Jepang, Tokyo, Senin (18/12).

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara hutan tropis terbesar ke-3 dunia telah melakukan sejumlah hal. Mulai dari pengurangan emisi dengan tekan laju deforestasi dan degradasi hutan serta mengembangkan potensi mangrove untuk serap karbon.

“Saya harap kerja sama AZEC dapat menekankan pentingnya kerja sama dekarbonisasi pendanaan yang inklusif untuk mengembangkan berbagai proyek CCS & CCUS,” ungkap Presiden.

Panduan yang kedua adalah dukungan pendanaan inovatif. Presiden menyebut perkiraan kebutuhan pendanaan transisi energi ASEAN mencapai USD29,4 triliun hingga tahun 2050 mendatang.

Oleh karena itu, diperlukan scaling up pendanaan berkelanjutan sehingga transisi energi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan bermanfaat bagi rakyat. Selain itu, Indonesia juga telah miliki berbagai pembiayaan inovatif yang kredibel seperti mekanisme transisi energi, sukuk dan obligasi hijau, serta bursa karbon.

“Karena sinergi pemerintah, swasta dan perbankan adalah kunci dan harus jadi game changer untuk mempercepat transisi energi sehingga realisasi proyek prioritas untuk dukung inisiatif pengurangan emisi penting untuk terus didorong,” ungkap Presiden.

“Seperti pembangkit listrik geotermal di Muara Laboh, waste to energy di Legok Nangka, dan pengelolaan lahan gambut di Kalimantan Tengah,” lanjut Presiden.

Melalui panduan tersebut, Presiden pun berharap AZEC dapat menjadi platform yang dengan semangat kolaborasi dapat mengambil bagian konkret dalam upaya pengurangan emisi./Setpres/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Partai Gelora
Kawasan Global

Kekalahan Trump dan Netayanhu Dorong Kemandirian Geopolitik Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kekalahan telak Partai Republik yang dipimpin oleh Presiden Donald...

SAMPAH
HEADLINE NEWS

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Jutaan Lapangan Kerja Baru

CIREBON, Bisnistoday.co.id – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyatakan transformasi menuju ekonomi sirkular (circular economy)...

PHM
HEADLINE NEWS

Lampaui Target, Produksi Sumur Baru PHM Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

JAKARTA, Bisnistoday.co.id  - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil mencatatkan capaian positif...

Industri Elektronik
HEADLINE NEWS

Triwulan III-2026, Industri Manufaktur Tumbuh 5,88 Persen

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)...