JAKARTA, Bisnistoday – Kegiatan Sholat Idul Fitri, 1 Syawal 1445 Hijriah dilaksanakan secara serentak di berbagai sudut Kota dan Desa di Tanah Air. Berbagai pesan yang disampaikan para Pemuka Agama Islam diantaranya mengajak Umat Islam untuk kembali mengetuk hati untuk lebih mencintai, dan memperhatikan kedua orang tua.
“Umat muslim ada yang sholatnya taat, sedekah kuat tak pernah ditinggalkan. Tetapi kalau sekali saja membuat orang tua jatuh meneteskan air mata, maka umat ini tidak dapat menggapai mencium bau surga. Jangankan surga, bau ciumnya saja tidak didapatkan,” urai penceramah Ustadz Syarifullah, di Komplek Vila Santika, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/4).
“Selama ini, yang telah bernada keras suara, marah emosi, sucikan diri dan hati, untuk meminta ridho kedua orang tua. Di hari fitri kembali suci, dan semoga mendapatkan kemuliaan dalam kehidupan.”
Lebih lanjut Ustadz mengutarakan, bahwa ketika kecil diantara umat muslim menjadikan orang tua sebagai tameng. Namun ketika orang tua berangjak renta atau sepuh maka dari merekalah, yang bisa menjadi tameng untuk orang tua masing-masing. “Ditangannya ada keikhlasan, dan tempat doa terbaik, dengan mengucap rasa syukur kepada Allah SWT.”
Penceramah ini memaparkan, bahwa seluruh penjuru dunia saat ini dikumandangkan pekik, takbir, tahmid dan tasbih. Tidak ada yang merasa tinggi dihadapan-Nya, jabatan, pangkat, kedudukan dan harta, semua milik Allah semata. “Tidak hanya manusia yang berdzikir, tetapi juga alam melantunkan hal yang sama menyambut Idul Fitri.”
Setelah melalui gemblengan ibadah puasa sebulan penuh, lanjut Syarifullah, kalau umat Islam rindu kepada Nya, maka jangan tinggalkan tadurus Alquran, dan sholat. “ Ketika dibacakan, hati menjadi terang, karena Allah hadir. Dan jangan pernah lupa untuk memuliakan orang tua, dan membuat tersenyum mereka.”/








































