www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home HEADLINE NEWS BI Rate Turun Menjadi 6% Sebagai Langkah Berani
HEADLINE NEWS

BI Rate Turun Menjadi 6% Sebagai Langkah Berani

Bank Indonesia diperkirakan pertahankan BI Rate./
LOGO BANK INDONESIA./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pengamat perbankan menilai, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDGI) yang memutuskan menurunkan BI Rate sebesar 25 bps ke posisi 6% sebagai langkah taktis dan berani. Penurunan BI Rate merupakan upaya untuk menopang penguatan ekonomi ditengah indikasi melemahnya sendi-sendi ekonomi nasional.

“Dikatakan “berani dan taktis” karena keputusan ini dilakukan mendahului keputusan The Fed yang baru akan memutuskan apakah akan menurunkan atau menahan suku bunga Fed (FFR) pada pertemuan 20-21 September nanti,” ungkap Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty LPPI kepada Bisnistoday di Jakarta, Rabu (18/9).

Ryan memaparkan, angka PMI berada di bawah ambang batas normal dibawah 50, yakni di 48-49 pada Juli dan Agustus. Demikian juga, indeks kepercayaan pebisnis dan konsumen menurun serta angka pengangguran terus mendaki setiap bulannya.

Disisi lain, Ia mengutarakan, ada peluang The Fed akan menurunkan FFR minimal 25 bps menjadi 5,00-5,25% atau maksimal 50 bps menjadi 4,75-5,00%. Dengan penurunan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 6% yang dinilai tepat waktu dan tepat tujuan, diharapkan akan memberikan efek ke penyesuaian suku bunga perbankan yang pada gilirannya akan menaikkan permintaan kredit sehingga perekonomian kembali pulih dan membaik di masa transisi pemerintahan ini.

“Inilah yang disebut dengan tepat tujuan. Dikatakan tepat waktu, karena inflasi sudah mereda dan berada di koridor target BI disertai kurs rupiah yang dalam beberapa minggu terakhir sudah relatif stabil lagi,” urai Ryan Kiryanto.

Akhirnya, tambah Ryan, semoga “jamu manis” dari RDG BI ini betul-betul mampu bertransmisi secara efektif dalam penurunan suku bunga perbankan dan non-perbankan serta mendongkrak permintaan kredit atau pinjaman.

“Ke depan, jika ekspektasi inflasi mengarah ke target sasaran yang 2,5% dan kurs rupiah tetap stabil, maka masih ada ruang bagi BI untuk menahan lagi BI Rate dan/atau menurunkan BI Rate setidaknya 25 bps menjadi 5,75% untuk menjadi stimulus perekonomian dari jalur kebijakan moneter yang tetap pro-growth,” terangnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pembukaan TEI 2025
HEADLINE NEWS

TEI 2026 : Para Buyer Disediakan Zona Khusus Kopi, Teh, dan Kakao Saat Pameran

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Perdagangan terus mematangkan persiapan Trade Expo Indonesia (TEI)...

FIFA Asean 2026
HEADLINE NEWSSport & Health

Drama Adu Penalti di SUGBK, Timnas Indonesia Resmi Rengkuh Trofi FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id  – Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil mencetak sejarah baru dengan...

HUT TNI
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Pimpin HUT ke-81 TNI di Cilangkap: “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Ulang...

PELABUHAN PRIOK
HEADLINE NEWS

Surplus Dagang Meroket Tembus USD 3,6 Miliar di Agustus 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kabar baik datang dari neraca perdagangan Indonesia. Setelah sempat...