Warning: Undefined array key "HTTP_USER_AGENT" in /home/u6526426/public_html/wp-content/plugins/wesper-function/inc/core.php on line 735
JAKARTA, Bisnistoday – Setidaknya 20 orang tewas akibat gempa bumi berkuatan 7,4 SR yang terjadi di wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026).
Kepada Caracol Radio, Wali Kota Mauricio Salazar menyatakan di Kota Pereira, 18 orang tewas dan sejumlah lainnya terjebak di dalam bangunan yang runtuh. Sementara di Manizales, dua orang tewas, kata Wali Kota Jorge Eduardo Rojas dalam sebuah wawancara dengan Blu Radio.
Jorge Moncayo, seorang sopir taksi berusia 64 tahun di Cali—kota terbesar ketiga di Kolombia—mengatakan bahwa dari rumahnya di pegunungan, ia melihat kepulan debu membubung di berbagai penjuru kota saat bangunan-bangunan runtuh akibat gempa.
Pada Senin pagi, warga kota dan petugas penyelamat telah mulai menyisir puing-puing bangunan yang runtuh. “Seluruh rumah saya berguncang,” ujarnya, seperti dikutip Guardian. “Saya belum pernah mengalami gempa sekuat ini sebelumnya.”
Wali Kota Manizales, Jorge Eduardo Rojas Giraldo, mengatakan bahwa lebih dari 12 bangunan dan 20 rumah rusak sebagian atau hancur total di kota tersebut. Ia mengatakan warga harus benar-benar siap menghadapi gempa susulan.
“Jangan kembali masuk ke dalam bangunan dulu—saya tahu ini tidak mudah, tetapi tetaplah berada di luar untuk sementara waktu karena bisa saja terjadi gempa susulan.”
Wali Kota Cali, Alejandro Eder, mengatakan setidaknya 20 bangunan runtuh di kotanya dan ada orang-orang yang terjebak di dalamnya. Ia tidak merinci berapa jumlah pastinya.
“Saat ini, kami sedang berupaya memetakan situasi yang terjadi; pertama untuk melindungi keselamatan jiwa, dan kedua agar dapat segera melakukan upaya penyelamatan yang mungkin diperlukan,” ujar Eder sembari mengimbau warga untuk tetap tenang.
Ia juga menginstruksikan warga untuk memeriksa bangunan mereka guna mendeteksi adanya kerusakan struktural. “Jika Anda merasa tidak aman atau melihat retakan yang sangat besar, mohon segera tinggalkan bangunan tersebut,” imbaunya.
Penanganan Darurat
Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, menyatakan melalui unggahan di X bahwa ia akan memantau langsung upaya pemulihan dan mendirikan pusat penanganan darurat di San Jose del Palmar.
Gempa ini terjadi menyusul dua gempa bumi berturut-turut berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang melanda Venezuela pada akhir Juni lalu. Gempa-gempa tersebut menghancurkan ratusan bangunan dan menewaskan lebih dari 5.000 orang.//







































