www.bisnistoday.co.id
Kamis , 20 Agustus 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi Manulife Indonesia Perluas Akses Air Bersih bagi Lebih dari 3.000 Warga Kampung Cigaok
Perbankan & Asuransi

Manulife Indonesia Perluas Akses Air Bersih bagi Lebih dari 3.000 Warga Kampung Cigaok

Manulife Indonesia
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (“Manulife Indonesia”) melanjutkan Program Adopt Village di Kampung Cigaok Tengah, Bogor, Jawa Barat. /
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday  – Memperingati 41 tahun perjalanan melayani masyarakat Indonesia, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (“Manulife Indonesia”) melanjutkan Program Adopt Village di Kampung Cigaok Tengah, Bogor, Jawa Barat. Inisiatif yang dimulai sejak tahun 2025 ini, memperluas akses air bersih bagi lebih dari 3.000 warga, sekaligus memperkuat edukasi kesehatan, literasi keuangan, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Adopt Village merupakan inisiatif investasi komunitas jangka panjang Manulife Indonesia yang sejalan dengan komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih panjang, lebih sehat, dan lebih sejahtera secara finansial. Dengan pendekatan terpadu yang melibatkan masyarakat secara aktif, program ini tidak hanya mendukung penyediaan akses air bersih dan sanitasi, tetapi juga menghadirkan edukasi kesehatan, lingkungan, dan literasi keuangan untuk menciptakan dampak berkelanjutan serta memperkuat kesehatan, ketahanan, dan kemandirian masyarakat.

Apriliani Siregar, Direktur Manulife Indonesia mengatakan, “Peningkatan kualitas hidup masyarakat membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan dan melibatkan komunitas secara aktif. Melalui Manulife Indonesia Adopt Village, kami tidak hanya mendukung penyediaan akses air bersih dan sanitasi, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan untuk merawat fasilitas tersebut, menerapkan kebiasaan hidup yang lebih sehat, serta memastikan manfaat program dapat berkelanjutan dalam jangka panjang. Kami berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak jangka panjang sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat Kampung Cigaok.”

Selain peresmian perluasan fasilitas air bersih di Kampung Cigaok Tengah, 41 relawan dari karyawan dan perwakilan tenaga pemasar, sejalan dengan momentum HUT ke-41 Manulife Indonesia, melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya pemeriksaan kesehatan dasar bagi masyarakat, edukasi kesehatan dan finansial, serta aktivitas edukatif bagi anak-anak melalui pembelajaran kesehatan dan finansial serta perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan.

Meski akses air minum layak di Indonesia terus meningkat, tantangan masih terlihat pada akses air minum yang benar-benar aman dan berkelanjutan. Data WHO melalui World Bank Open Data menunjukkan bahwa pada 2024 baru sekitar 30% penduduk Indonesia[1] yang menggunakan layanan air minum yang dikelola secara aman. UNICEF Indonesia juga mencatat hanya 30,45% rumah tangga yang memiliki akses terhadap air minum aman dan 10,30% terhadap sanitasi aman.

Angka-angka ini menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan lintas sektor untuk meningkatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi, khususnya bagi komunitas yang masih membutuhkan dukungan. Akses terhadap air bersih dan sanitasi yang aman merupakan hal mendasar untuk mencegah penyakit, meningkatkan kualitas kesehatan, dan membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih sehat dalam jangka panjang. Sejalan dengan pendekatan tersebut, Manulife Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dompet Dhuafa Social Enterprise, Rumah Sakit Mayapada Bogor, Pemerintah Desa Wargajaya, tokoh masyarakat, komunitas setempat, mitra strategis, serta warga Kampung Cigaok.

Sejak dimulai pada Desember 2025, inisiatif Adopt Village telah memperluas akses air bersih dan sanitasi bagi warga di Kampung Cigaok. Kini, warga secara swadaya membangun jaringan pipa distribusi untuk mengalirkan air bersih ke rumah-rumah, mencerminkan tumbuhnya kepemilikan dan kemandirian masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program.

“Perkembangan ini menunjukkan bahwa dampak program tidak berhenti pada pembangunan fasilitas. Ketika masyarakat ikut memiliki, mengembangkan, dan menjaga manfaatnya, di situlah kemandirian komunitas mulai terbentuk. Kami berharap pendekatan Adopt Village dapat terus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kampung Cigaok,” tutup Apriliani.

Kegiatan yang berlangsung di Cigaok Tengah, Bogor, pada 19 Agustus 2026 ini dihadiri oleh Apriliani Siregar, Direktur Manulife Indonesia, Usti Nuraini Oktavianti, Direktur Keuangan & Proposisi Manulife Syariah Indonesia, Ronny Tan, Chief Information Officer Manulife Indonesia, dan Eveline Haumahu, Chief Marketing Officer PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Inisiatif ini sejalan dengan Manulife Longevity Institute, yaitu platform global Manulife untuk riset, pemikiran strategis, inovasi, advokasi, dan investasi komunitas yang bertujuan mendorong aksi nyata dalam membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih panjang, lebih sehat, dan lebih aman secara finansial. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Longevity Institute, kunjungi Manulife.com/Longevity./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Asuransi Zurich
Perbankan & Asuransi

Tembus Tiga Juta Nasabah, Zurich Perbarui Kantor di Aceh hingga Pontianak

JAKARTA, Bisnistoday – Zurich kini melayani lebih dari tiga juta nasabah, meningkat...

Bank DBS
Perbankan & Asuransi

Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation Orbitkan Para Talenta, SMK dan Perguruan Tinggi

JAKARTA, Bisnistoday – Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation resmi meluluskan...

SEA BANK
Perbankan & Asuransi

SeaBank Catatkan Kinerja Keuangan Positif di Semester I-2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mencatatkan kinerja keuangan yang solid...

Bank DBS
Perbankan & Asuransi

DBS Umumkan Penunjukan Sejumlah Pemimpin Senior dari Internal Organisasi

JAKARTA, Bisnistoday – Setelah berkarier cemerlang selama 16 tahun di DBS, Sebastian...