JAKARTA, Bisnistoday – Indonesia Design District (IDD), PIK 2, kembali menjadi arena kompetisi dengan hadirnya Office Grand Prix Electronic 2026 by FIRM (OGP-E 2026 by FIRM), balapan kursi kantor pertama di Indonesia yang tahun ini tampil dengan sentuhan teknologi melalui konsep arena balap kursi kantor digital.
Mengusung tagline “Get Ready to Play!”, ajang ini mempertemukan industri furnitur dan desain dengan dunia gaming, sekaligus menampilkan game lokal sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi dan karya profesional Indonesia. OGP-E 2026 mentransformasi ajang balap kursi kantor fisik yang telah digelar sejak 2024, menjadi Best Lap Challenge dengan sistem live leaderboard real-time.
OGP-E 2026 menghadirkan Best Lap Challenge, kompetisi individual single-player time attack hasil kolaborasi FIRM dengan Need for Seat by DeadLeg Studio. Setiap peserta ditantang mencatatkan waktu terbaik yang diperbarui secara langsung melalui leaderboard real-time. Tiga peserta dengan catatan waktu tercepat akan menempati posisi Juara 1, Juara 2, dan Juara 3.
Dengan target lebih dari 100 peserta kompetisi dan lebih dari 300 pengunjung showroom, OGP-E dirancang untuk mempertemukan komunitas desain, furnitur, gaming, dan office lifestyle dalam sebuah pengalaman showroom yang interaktif dan relevan.
“Melalui OGP-E, kami mempertemukan dua dunia yang selama ini jarang berkolaborasi yaitu furniture dan gaming. Padahal, keduanya sama-sama lahir dari kreativitas dan inovasi. Melalui Best Lap Challenge, kami ingin menunjukkan bahwa ketika industri kreatif lokal berani berkolaborasi, hasilnya bisa menghadirkan pengalaman yang unik dan berbeda. Inilah yang ingin kami tunjukkan kepada publik bahwa OGP-E bukan sekadar tentang kursi atau permainan, tetapi tentang bagaimana industri Indonesia dapat terus berinovasi, bereksperimen, dan menciptakan sesuatu yang baru melalui kolaborasi,” ujar Reno Budiman, Marketing Manager FIRM di Jakarta, Sabtu (26/9)
Sementara itu, Zaky Makarim, President Director Malka Indonesia menuturkan bahwa, OGP telah menjadi bagian dari perjalanan FIRM sejak pertama kali diselenggarakan pada 2024. “Tahun ini, kami mengembangkannya dari balap kursi kantor secara fisik menjadi pengalaman digital berbasis best time dan leaderboard. Perubahan ini menunjukkan bagaimana sebuah showroom dapat berkembang menjadi ruang yang hidup dimana tempat produk, teknologi, kreativitas, dan komunitas saling bertemu,” tuturnya.
OGP-E 2026 hadir sebagai bagian dari rangkaian aktivitas Indonesia Design Week di Indonesia Design District (IDD), PIK 2, kawasan yang menargetkan 80.000 pengunjung selama 10 hari penyelenggaraan, dengan rata-rata 7.000–10.000 pengunjung per hari.
“Target kedepan kita berencana untuk membuat game versi hybrid. Melalui kegiatan ini tentu saja kami ingin FIRM menjadi top of mind,” pungkas Reno./










































