www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home HEADLINE NEWS SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

Pameran SIAL
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 berlangsung pada 4-6 November 2026 di Hall B dan C Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari ini, diresmikan oleh tiga kementerian utama Republik Indonesia. Berlangsung pada 4-6 November 2026 di Hall B dan C Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pameran dagang industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) ini menghadirkan lebih dari 500 merek dari 16 negara dan wilayah, sekaligus mempertemukan produsen, pemasok, distributor, peritel, serta pembeli profesional dari Indonesia dan berbagai pasar internasional.

Melalui platform business-to-business/B2B, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 menghubungkan para pemangku kepentingan di sepanjang rantai industri F&B. Platform ini membuka peluang untuk memperluas jejaring perdagangan, menjajaki kemitraan strategis, memfasilitasi pertukaran produk dan teknologi, serta memperkuat akses ke pasar lintas negara.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi, menyoroti SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 sebagai platform strategis untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan mitra internasional. Pameran ini juga menjadi momentum untuk memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing produk makanan dan minuman Indonesia di pasar global.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam industri makanan dan minuman, sebagaimana tercermin dari kinerja ekspor makanan olahan nasional yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Pada periode Januari–Agustus 2026, nilai ekspor makanan olahan Indonesia mencapai USD 4,49 miliar, meningkat 13,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Fajarini

“Pertumbuhan ini menunjukkan semakin kuatnya daya saing produk makanan Indonesia di pasar global sekaligus membuka peluang untuk memperluas jangkauan pasar internasional. Kehadiran SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 dapat kita jadikan momentum untuk membangun hubungan bisnis jangka panjang dan menghasilkan kerja sama yang konkret,” tambahnya.

Sementara, Henri Tan, Managing Director SIAL Network – ASEAN & India, menyampaikan bahwa industri F&B Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, didukung oleh pasar domestik yang luas, sumber daya pertanian yang melimpah, serta ekosistem kewirausahaan yang dinamis. Ia menekankan peran pameran ini dalam menjembatani pelaku usaha lokal dengan peluang pasar global.

“Industri F&B Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pasar konsumen yang besar, tetapi juga memiliki posisi strategis sebagai pusat produksi dan ekspor di kawasan Asia Tenggara. Namun, menjangkau pembeli internasional dan menembus pasar luar negeri masih menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di sinilah peran SIAL Network sebagai jembatan dua arah, yang menghubungkan produsen Indonesia dengan pembeli dan mitra bisnis internasional, sekaligus memperkenalkan peluang bisnis di Indonesia kepada pelaku usaha global,” ujar Henri.

Pada hari pertama penyelenggaraan, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 mencatat antusiasme dan interaksi bisnis yang tinggi, dengan jumlah registrasi pengunjung mencapai 30.000 buyers. Melalui pertemuan B2B dan program Business Matching, para peserta pameran dan pengunjung profesional berkesempatan menjajaki kebutuhan pengadaan produk, jaringan distribusi, serta peluang kemitraan komersial yang dapat menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan pasar internasional.

Pameran ini menghadirkan berbagai merek dan perusahaan terkemuka dari dalam maupun luar negeri, antara lain Exindokarsa, Kalaborasi, Oxone, Maxim Jayadi Abadi, Salim Ivomas and Baker’s Friend, Waras Legi, Sabah Mindet, VN Culinary, AT Korea, KITA dan Seongnam.

Partisipasi internasional juga diperkuat melalui paviliun dan organisasi perdagangan dari China, yaitu China Chamber of Commerce of I/E of Foodstuffs, Native Produce & Animal By-Products (CFNA), Beijing Yingicheng International Exhibition Co. Ltd., Messetop (Beijing) International, Shanghai Huahe Expo Co. Ltd., dan Huiyuan Culture Development Group Co. Ltd., serta Saudi Export Pavilion. Kehadiran para peserta tersebut membuka peluang kolaborasi perdagangan lintas negara dan memperluas jejaring bisnis internasional./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Industri Elektronik
HEADLINE NEWS

Triwulan III-2026, Industri Manufaktur Tumbuh 5,88 Persen

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Potensi Arus Keluar Dana Asing hingga USD 11 Miliar Membayangi Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar...

Kabareskrim
HEADLINE NEWS

Bareskrim Ungkap Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden hingga Tokoh Politik

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap dugaan praktik penyadapan telepon...

Menperin
HEADLINE NEWS

PMI Manufaktur Membaik, Menperin Sarmuji Yakin Industri Bergerak Maju

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 mencapai...