www.bisnistoday.co.id
Senin , 28 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Aksi Borong Saham, IHSG Kembali Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Aksi Borong Saham, IHSG Kembali Menguat

PASAR MENGUAT : Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Senin (20/6) kembali menguat ditengah aksi jual investor asing.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Aksi borong saham terjadi hampir sepanjang perdagangan, menjadikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat. IHSG ditutup menguat 39,41 poin atau 0,57 persen ke posisi 6.976,38. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,89 poin atau 0,89 persen ke posisi 1.006,79. Kenaikan IHSG terjadi walau investor asing cenderung melapas sahamnya.

“Dari domestik, para pelaku pasar menanti agenda Rapat Dewan Gubernur BI pada pekan ini dalam rangka menetapkan BI 7-Day Reverse Repo Rate,” kata Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji, di Jakarta, Senin.

Dari global, lanjut Nafan, para pelaku pasar mengapresiasi Bank Sentral Tiongkok yang menetapkan suku bunga acuan di level yang sama, yakni pada 3,7 persen. Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah Tiongkok guna memulihkan kinerja pertumbuhan ekonomi, serta dalam rangka menangani pandemi COVID-19.

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah dan menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG berbalik naik dan terus berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya MDKA, BBCA, BMRI, GOTO, UNVR. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya TLKM, BYAN, CTRA, INCO, TPIA.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor terkoreksi di mana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 1,73 persen, diikuti sektor energi dan sektor infrastruktur masing-masing minus 0,89 persen dan minus 0,57 persen.

Sedangkan enam sektor meningkat dimana sektor barang konsumen primer naik paling tinggi yaitu 1,83 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang baku masing-masing 1,16 persen dan 0,95 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp830,01 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp842,84 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.347.372 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,93 miliar lembar saham senilai Rp14,85 triliun. Sebanyak 239 saham naik, 273 saham menurun, dan 172 tidak bergerak nilainya./Ant

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...