www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 31 Oktober 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Bandara Singkawang Beroperasi, Perekonomian Daerah Terdongkrak
Sektor Riil

Bandara Singkawang Beroperasi, Perekonomian Daerah Terdongkrak

Bandara Singkawang
Bandara Singkawang, Kalimantan Barat resmi beroperasi
Social Media

SINGKAWANG, Bisnistoday – Bandar Udara (Bandara) Singkawang, Kalimantan Barat telah resmi beroperasi. Pengoperasian bandara berdaya tampung 400.000 orang pertahun ini dimulai pada Rabu (20/03).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, pembukaan bandara tersebut akan meningkatkan pelayanan terhadap aksesibilitas serta kegiatan ekonomi masyarakat di Kota Singkawang dan sekitarnya. Pada saat bersamaan, Bandara Singkawang juga akan memberikan multiplier effect dalam mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi.

Dari Bandara tersebut terdapat dua rute yang dilayani. Yaitu melayani rute penerbangan Singkawang – Pontianak dan Singkawang – Jakarta.

Seluruh fasilitas Bandara dibangun di atas lahan seluas 151,5 hektare (Ha). Lahan tersebut terbagi menjadi dua fasilitas yaitu sisi udara dan darat. Pada Sisi Udara fasilitas yang dibangun adalah Runway sepanjang 2 Kilometer (Km), serta Taxiway 200 Meter. “Itu menjadikan Bandara Singkawang sanggup digunakan oleh Pesawat Terbesar Airbus A320,” kata Erick.

Kemudian, lanjut Erick,  di Sisi Darat telah dibangun Terminal seluas 8.000 meter persegi yang mampu menampung kapasitas pengunjung sekitar 400.000 orang per tahun.

Habiskan Dana Rp428 Miliar

Untuk membangun seluruh fasilitas Bandara Singkawang tersebut dibutuhkan pembiayaan senilai Rp428 miliar. Uniknya, pembiayaannya berasal dari tiga sumber yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau dapat juga disebut Sukuk Negara, serta pembiayaam dari Corporate Social Responsibility (CSR).

Kekhasan lainnya yang ditanamkan pada Bandara Singkawang ini adalah konsep bangunannya. Dimana eksterior, terinspirasi pada tiga gunung disekitar lokasi yaitu Gunung Raya, Gunung Pasi, dan Gunung Poteng.

Adapun Interiornya menggunakan motif Batik Tidayu lambang keseimbangan kehidupan dan alam dengan simbol utama ornamen phoenix, burung enggang, dan kuda laut./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sektor Riil

SIAL Food & Drink Tetap Jalankan Program Usai Terlepas Sengketa Merek Dagang

JAKARTA,Bisnistoday.co.id – Kepolisian secara resmi menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan pelanggaran hukum...

Pameran Fashion
Sektor Riil

Debut di Saudi Fashion & Tex Expo 2026, Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp20,25 Miliar

RIYADH, Bisnistoday.co.id – Produk fesyen dan tekstil Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi...

Toyota
Sektor Riil

Pemerintah Bahas Insentif Mobil Hybrid Untuk Diusulkan Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pemerintah tengah melakukan pembahasan teknis mengenai usulan insentif bagi...

Sektor Riil

Menperin Sarmuji: Kebijakan Tembakau Tak Bisa dari Satu Perspektif, Nasib Tenaga Kerja Harus Diperhitungkan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, – Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa kebijakan terkait industri...