www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional BEI dan UN Women Serukan “Ring the Bell for Gender Equality”
Nasional

BEI dan UN Women Serukan “Ring the Bell for Gender Equality”

Hari Perempuan
ACARA “Ring the Bell for Gender Equality” memberikan refleksi tentang tema Hari Perempuan Internasional 2024 /
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –Bursa Efek Indonesia Indonesia (BEI) bersama dengan Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women), International Finance Corporation (IFC), Indonesia Global Compact Network (IGCN), and Indonesia Business Coalition for Women’s Empowerment (IBCWE), menyelenggarakan pembunyian bel untuk kesetaraan gender.

Kegiatan ini untuk meningkatkan perhatian tentang peran sektor swasta dalam mendorong pencapaian kesetaraan gender. Tahun ini, 121 Bursa Efek di seluruh dunia ikut merayakan 10 tahun “Ring the Bell for Gender Equality” untuk memperingati Hari Perempuan Internasional.

Risa Rustam, Direktur BEI menyatakan, sesuai dengan tema “Berinvestasi pada Perempuan: Mempercepat Kemajuan” berharap perusahaan-perusahaan di industri pasar modal Indonesia dapat lebih memberikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan perempuan di angkatan kerja.

“Kami berharap dukungan ini tidak hanya pada Hari Perempuan Internasional saja, namun juga tercermin dalam aksi nyata sehari-hari untuk memperkuat posisi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ranah bisnis dan ekonomi berkelanjutan”.

Refleksi Tema Hari Perempuan

Acara “Ring the Bell for Gender Equality” memberikan refleksi tentang tema Hari Perempuan Internasional 2024 dari UN Women “Berinvestasi pada Perempuan: Mempercepat Kemajuan” yang menyorot pentingnya kesetaraan gender sebagai cara terbaik untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan setara.

Lebih lanjut Risa Rustam menuturkan, perinvestasi pada perempuan menjadi sangat penting seiring dengan situasi global, seperti krisis, konflik, dan perubahan iklim yang memberikan dampak tidak proporsional terhadap perempuan dan anak perempuan. 1 dari setiap 10 perempuan di dunia hidup dalam kemiskinan ekstrem dan hanya 61 persen perempuan yang berada dalam angkatan kerja. Di Indonesia, partisipasi angkatan kerja perempuan mencapai 54,4 persen, jauh di bawah partisipasi laki-laki.

Komitmen Penuh Perusahaan

Sementara, Dwi Faiz, Head of Programmes UN Women Indonesia mengatakan, acara pembunyian bel hari ini menandakan komitmen penuh perusahaan, investor, dan bursa saham untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

“Fakta bahwa acara “Ring the Bell for Gender Equality” telah dilaksanakan secara berturut-turut sejak tahun 2020 di Hari Perempuan Internasional, menunjukkan signifikansi dari acara ini. Acara ini menjadi bukti bahwa mewujudkan pemberdayaan ekonomi perempuan bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga investasi ekonomi yang cerdas.”

Euan Marshal, Country Manager IFC untuk Indonesia dan Timor-Leste mengatakan, semua pihak tidak boleh mengabaikan potensi besar dari pemberdayaan perempuan yang membentuk setengah dari populasi dunia. Menutup kesenjangan ketenagakerjaan gender bukan hanya kunci untuk mengubah ekonomi global, tetapi juga mendukung penciptaan lapangan kerja, serta mendorong pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

“IFC berkomitmen untuk berinvestasi dalam pemberdayaan perempuan dan mempercepat laju kemajuan, bekerja sama dengan mitra-mitra kami dari bursa saham, regulator, dan mitra pembangunan lainnya di Indonesia.”

Perubahan Transformatif

Josephine Satyono, Direktur Eksekutif IGCN menyerukan perubahan transformatif dengan memahami bahwa berinvestasi pada perempuan bukan hanya keharusan moral namun juga upaya strategis untuk pertumbuhan ekonomi. “Mari bersama, sebagai kekuatan kolektif, mengikrarkan komitmen kita terhadap tujuan ini. Dengan berinvestasi pada perempuan, kita mempercepat kemajuan, membuka jalan menuju dunia yang lebih sejahtera dan setara.”

Sedangkan Wita Krisanti, Direktur Eksekutif IBCW menambahkan, tema tahun ini merupakan pengingat bagi kita untuk menciptakan lingkungan yang mendukung  pemberdayaan perempuan dan mendukung perempuan untuk mencapai peran kepemimpinan.

Ia juga mengatakan bahwa lebih banyak perempuan yang menduduki posisi kepemimpinan dalam bisnis dapat memberikan dampak yang lebih kuat pada masyarakat, juga membantu mematahkan stereotip dan menciptakan role model bagi generasi mendatang.

Ring the Bell for Gender Equality juga berfungsi sebagai platform untuk menyoroti implementasi Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Perempuan (WEPs), yang diinisiasi oleh UN Women dan Global Compact. WEPs, sebuah pedoman bagi sektor swasta untuk mengintegrasikan kesetaraan gender ke dalam praktik dan budaya bisnis, kini ditandatangani oleh 182 perusahaan di Indonesia.

Komunitas Penandatangan WEPs di Indonesia berkembang sepuluh kali lipat, dari hanya 14 perusahaan pada tahun 2019. Hal ini menandakan komitmen dunia usaha yang semakin bertambah dalam mendorong kesetaraan gender di tempat kerja, marketplace, dan komunitas.

Acara ini juga menampilkan diskusi panel bersama Alexandra Askandar, Vice President Director PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Miftahuddin Amin, Executive Vice President dan Chief Administration Officer PT Paragon Technology dan Innovation, dan Cinta Laura Kiehl, serta Insight Session dengan Shinta Kamdani, CEO Sintesa Group dan Chairperson APINDO untuk mendiskusikan bagaimana meningkatkan pemberdayaan perempuan dapat memungkinkan kita untuk mencapai masa depan yang setara bagi semua./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

Alun-alun Bandung Bakal Ditata Jadi Kawasan Sejarah Terpadu

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai merancang penataan Alun-alun Bandung...

Sekjen APKLI MP
Nasional

Sekjend Apkli Saiful Chaniago Optimis Kepemimpinan Presiden Prabowo Mampu Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Lewat Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Sekretaris Jenderal DPP APKLI Merah Putih, Saiful Chaniago, menyatakan...

Makamah Konstitusi
Nasional

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Sebut Pemohon Tak Punya Legal Standing

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutus polemik ijazah Wakil Presiden...

Nasional

Pemkot Bandung Perkuat Literasi Al-Qur’an, Guru Mengaji Disiapkan Jadi Penggerak

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjadikan literasi Al-Qur’an sebagai salah...