www.bisnistoday.co.id
Minggu , 31 Mei 2026
Home OPINI Profile Menjadikan Politeknik PU Berkelas
Profile

Menjadikan Politeknik PU Berkelas

Direktur Poltek
DIREKTUR Politeknik PU, Ir. Brawijaya S.E., M.Eng.I.E, MSCE, Ph.D. di Semarang, belum lama ini./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Politeknik Pekerjaan Umum (PU) merupakan Perguruan Tinggi Vokasi dibawah Kementerian PUPR yang didirikan pada Tahun 2018 di Semarang, dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dunia industri konstruksi, dimana masih banyak kebutuhan tenaga terampil. Politeknik Pekerjaan Umum hadir sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan dan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui Penyediaan Infrastruktur Pendidikan, dan dibuktikan Politeknik PU sekarang telah menjadi entitas pendidikan yang mampu menciptakan lulusan yang kompeten dan siap kerja.

Direktur Politeknik PU, Ir. Brawijaya S.E., M.Eng.I.E, MSCE, Ph.D. mengatakan bahwa “Lembaga Pendidikan ini didirikan untuk mencetak tenaga terampil yang berkualitas dan memang benar-benar dibutuhkan untuk menunjang pembangunan infrastruktur di Indonesia, karena tenaga terampil bersertifikat di Indonesai sangat minim jumlahnya.

“Politeknik PU telah dirancang dengan tiga Prodi bidang ke-PU-an yaitu Prodi Teknologi Bangunan Air, Prodi Teknologi Bangunan Gedung dan Prodi Teknologi Jalan dan Jembatan dengan penekanan pada kemampuan praktek 70%, Learning form others 20%, dan 10% murni teori yang nantinya lulusan Politeknik PU mampu melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan konstruksi bangunan air, bangunan gedung, dan bangunan jalan dan jembatan. Politeknik PU juga mempunyai 7 Laboratorium yang luas dan dilengkapi dengan peralatan yang bertaraf internasional yang digunakan dalam dunia kerja konstruksi saat ini, bisa di adu dengan laboratorium yang ada di ITB, UGM, UNDIP, UI dan kampus besar lainnya”. Ujar Brawijaya.

“Selain Laboratorium, Politeknik PU juga memiliki 5 Workshop yang besar dan dilengkapi replika konstruksi dengan skala 1:1 agar mahasiswa dapat praktikum secara real seperti di lapangan. Politeknik PU juga menyiapkan Jembatan Bailey dengan ukuran sebenarnya untuk proses pembelajaran secara langsung, ada pula untuk bangunan gedung ada rumah tahan gempa RISHA, yang juga disiapkan persis sama seperti realnya. Tentu ini memberikan kepercayaan diri mahasiswa, dan bekal yang bagus saat terjun ke dunia kerja. Workshop kami jika dibandingkan langsung dengan MIT (Massachusetts Institute of Technology), Amerika Serikat misalnya, workshop kami jauh lebih besar dan lebih lengkap peralatannya”. imbuhnya

Semua itu juga atas dukungan oleh direktorat teknis seperti Direktorat Cipta Karya, Direktorat Bina Marga, Direktorat Sumber Daya Air, dan Direktorat Penyediaan Perumahan untuk mewujudkan semua itu.

“Saat ini kami mempersiapkan untuk prodi baru yaitu Prodi Teknologi Konstruksi Bangunan Air Minum dan Sanitasi. Politeknik PU sekarang masih fokus pada Diploma 3 (D3), kedepannya kami akan menuju persiapan untuk pembukaan jenjang Diploma 4 (D4).

Kerjakan Proyek Nasional

Brawijaya menambahkan, sebagai upaya dalam menciptakan SDM konstruksi yang unggul, Politeknik Pekerjaan Umum juga membekali lulusannya dengan kurikulum pendidikan yang melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi, yang terintegrasi dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (SKKNI) Level 5. Standar kurikulum untuk Diploma 3 sebanyak 108 SKS, namun di Politeknik Pekerjaan Umum ada 117 SKS, sehingga peserta didik tidak hanya belajar pengetahuan dasar dan keterampilan umum saja, tetapi juga keterampilan khusus dan umum.

Selain itu, Politeknik Pekerjaan Umum juga memberikan sertifikasi kompetensi sebagai Juru Ukur, Juru Gambar, Petugas Keselamatan Konstruksi, dan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung/Jalan/Saluran Irigasi, dan berbagai metode muktahir yang digunakan di dunia konstruksi seperti Building Information Modelling (BIM)  sehingga lulusan Politeknik Pekerjaan Umum siap bersaing dalam dunia kerja.

“Politeknik PU juga bekerjasama dengan 8 BUMN Karya untuk program magang mahasiswa Politeknik PU, di BUMN Karya mahasiswa magang di lokasi proyek-proyek nasional selama 6 bulan, bahkan proyek pembangunan IKN. Sudah ada beberapa mahasiswa kami yang waktu magang berkinerja baik, di rekrut oleh BUMN tersebut. Kami upayakan kedepannya nanti Politeknik PU bisa menjadi Politeknik yang berstatus ikatan dinas dengan Kementerian PUPR”, tuturnya.

Sampai sekarang ini, Politeknik Pu telah meluluskan dua kali angkatan atau sekitar 270 orang sedangkan mahasiswanya sekarang terus bertambah dan diperkirakan tahun ini mampu meluluskan sekitar 225 lulusan. “Semua harus bekerja keras, agar Politeknik PU menjadi lembaga yang unggul yang menghasilkan sumber daya manusia bidang pekerjaan umum yang kompeten, profesional, berdaya saing, dan siap kerja sesuai Visi Misi Politeknik PU, itu cita-cita pak menteri dan kita semua.”/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

H Agus Edy
Profile

Kisah Sukses Agus Edy Membesarkan Rumah Makan Lamun Ombak

PADANG, Bisnistoday - MAMPU bertahan walau dihadang gelombang ombak besar, itulah makna...

Victor Hartono
Profile

Belajar dari Jejak Panjang Keluarga Hartono: Ketika Bisnis Bukan Sekadar Warisan, Tapi Perjuangan Zaman

JAKARTA, Bisnistoday - Kepergian Bambang Hartono beberapa waktu lalu bukan sekadar kehilangan...

Profile

Ini Isi Surat Megawati ke  Pemerintah Iran, Pasca Tewasnya Ali Khamenei

JAKARTA, Bisnistoday - Dengan hati terkejut dan sangat berduka, saya Prof.Dr. Megawati...

Mantan Wapres RI
Profile

In Memoriam: Try Sutrisno, Suara Kritis di Senja Usia untuk Pancasila

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia kembali kehilangan seorang negarawan senior yang hingga akhir...