www.bisnistoday.co.id
Kamis , 5 November 2026
Home EKONOMI Bulog Terus Lakulan Penyerapan Gabah Petani Selama Libur Lebaran
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Bulog Terus Lakulan Penyerapan Gabah Petani Selama Libur Lebaran

Social Media

Jakarta (Bisnistoday.co.id) — Selama sepuluh hari masa libur lebaran  2024, jajaran Bulog terus melakukan penyerapan gabah/beras dari petani. Sampai 14 April 2024 kemarin Bulog telah menyerap sekitar 120 ribu ton setara GKP atau sekitar 64 ribu ton setara beras.

Dari jumlah tersebut sekitar 46% diserap selama April termasuk pada hari hari libur lebaran. Sejumlah daerah dimana pengadaan dalam negeri (DN) dilakukan dalam jumlah cukup besar adalah wilayah kerja Bulog Jatim, Jateng, Jabar, NTB, Sumsel dan Jogja.

Namun jumlah 64 ribu ton setara beras yang berhasil diserap Bulog 2024 masih lebih kecil dibandingkan rata-rata pengadaan DN Bulog pada Januari-April 2021-2023 yang mencapai sekitar 375 ribu ton.

Hal tersebut menurut Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah merupakan konsekuensi dari keterlambatan tanam dan panen tahun ini serta permasalahan produksi lainnya yang telah dicatat oleh BPS sebagai penurunan produksi Kuartal Pertama 2024 sekitar 17% dibandingkan 2023.

“Penurunan produksi beras merupakan konsekuensi dari penurunan luas panen padi dan produksi padi yang terdampak El Nino,” tutur M Habibullah dalam pemaparannya seperti dikutip dari Berita Resmi Statistik di Jakarta Senin (15/4).

Sebelumnya, Bulog sendiri kata Dirut Perum Bulog Bayu Krisnamurthi akan terus aktif melakukan pengadaan DN selama musim panen April ini yang diperkirakan masih akan berlanjut pada bulan Mei depan.

Perum Bulog memastikan akan mengutamakan penyerapan produksi beras dalam negeri, meskipun pihaknya ditugaskan untuk melakukan impor 2 juta ton beras tahun ini. Penugasan impor itu lebih untuk jaga-jaga, prioritas utama Bulog tetap penyerapan dalam negeri.

Untuk memaksimalkan penyerapan, Bulog telah bekerjasama dengan berbagai jaringan mulai dari petani langsung, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), penggilingan, koperasi hingga BUMDes.

Bulog sendiri  menagetkan dapat menyerap beras dari panen raya petani sebanyak 70% dari target 2,19 juta ton yang ditugaskan oleh Badan Pangan Nasional. (*)

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & Bisnis

Hingga September 2026, Kemendag Catat Tren Positif Perdagangan Luar Negeri  

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan pada September 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Prospek Industri Sedang Baik, Menperin Sarmuji Minta Kadin Manfaatkan Momentum

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai prospek industri nasional sedang...