www.bisnistoday.co.id
Selasa , 10 Februari 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Cadangan Devisa Turun, BI Hadapi Dilema Stabilitas Rupiah dan Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi & Bisnis

Cadangan Devisa Turun, BI Hadapi Dilema Stabilitas Rupiah dan Pertumbuhan Ekonomi

Rupiah
Ilustrasi Mata Uang Rupiah, beberapa waktu lalu.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday — Cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tercatat turun menjadi sekitar USD154,6 miliar dari posisi USD156,5 miliar pada Desember 2025. Penurunan sekitar USD1,9 miliar tersebut terutama dipicu oleh langkah Bank Indonesia (BI) dalam menstabilkan nilai tukar Rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar global, serta pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah secara rutin.

Analis Senior PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Senin (9/2), menilai bahwa tanpa intervensi yang lebih agresif dari bank sentral, tekanan terhadap Rupiah berpotensi jauh lebih dalam. Faktor eksternal yang kuat serta memburuknya sentimen domestik menjadi kombinasi yang memperberat stabilitas nilai tukar dalam beberapa waktu terakhir.

Langkah intervensi di pasar valas tersebut membawa konsekuensi lanjutan terhadap kondisi likuiditas domestik. Pengetatan likuiditas berpotensi memengaruhi pembiayaan di dalam negeri serta memperlambat pertumbuhan kredit. Kondisi ini menempatkan BI pada posisi sulit, yakni harus menyeimbangkan antara menjaga stabilitas Rupiah dan tetap mendorong aktivitas ekonomi nasional.

Meski demikian, lanjut Rully, otoritas moneter menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pertumbuhan jangka panjang. Stabilitas makroekonomi dan nilai tukar dinilai sebagai prasyarat utama bagi pemulihan investasi dan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan dinamika global yang masih penuh ketidakpastian, arah kebijakan moneter Indonesia ke depan diperkirakan akan semakin menitikberatkan pada keseimbangan antara stabilitas dan ekspansi ekonomi.Kalau mau, aku bisa ubah gaya tulisannya jadi lebih tajam ala media nasional, atau lebih populer seperti portal ekonomi online.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi Percepat Pemulihan Usaha di Sumbar

SUMATERA BARAT, Bisnistoday – Kementerian UMKM percepat pemulihan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) lewat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan HIPMI Kolaborasi Kembangkan Unit Usaha Kopdes

YOGYAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak HIPMI Yogyakarta mengembangkan Koperasi...

Bank Danamon
Ekonomi & Bisnis

IIMS 2026 Jadi Penanda Kebangkitan Otomotif Nasional, Kemenperin Bidik Akselerasi Industri Hijau

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah menegaskan industri otomotif nasional belum kehabisan bensin. Justru...

Ekonomi & Bisnis

Danamon, Adira Finance, dan MUFG Kembali Jadi Sponsor Utama IIMS Jakarta 2026

JAKARTA, Bisnistoday – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) dan PT Adira...