www.bisnistoday.co.id
Minggu , 9 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kementerian PU Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur
Humaniora

Kementerian PU Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur

Pembangunan Sekolah
PEMBANGUNAN sekolah di wilayah Sidoarjo, Jawa TImur./
Social Media

SURABAYA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1 sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Baca Juga : Targetkan Tuntas 2026, Kementerian PU Siapkan Sekolah Rakyat Tahap II di Halmahera Barat

Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dilaksanakan di lima Lokasi, yaitu Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya. Pekerjaan ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025-2026 dengan total nilai sekitar Rp1,165 triliun (termasuk PPN), dengan penyedia jasa Waskita–CAG KSO.

Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dibangun  dengan konsep kawasan pendidikan terpadu yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan hunian.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, ruang terbuka hijau, serta sistem pengolahan air limbah (IPAL).

Kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 28 November 2025 dan ditargetkan tuntas pada akhir Juni 2026, sehingga diharapkan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai pada tahun ajaran 2026-2027.

Secara nasional, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan dapat menampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), terdiri dari 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Humaniora

AYIMUN Depok Chapter, Satukan 315 Pelajar asal 118 Sekolah/Universitas se-Indonesia 

DEPOK, Bisnistoday – Bekerja sama dengan Sekolah Islam Terpadu (SIT Al Haraki...

BIPA Pertiwi
Humaniora

Gerakan BIPA Mandiri Cetak Pemelajar Asing Berprestasi, dari Juara Internasional hingga Konten Kreator

JAKARTA, Bisnistoday - Sebuah gerakan belajar Bahasa Indonesia yang dirintis secara mandiri...

Humaniora

Lima Dekade Menanti, SD Negeri Miangas Kini Dapat Bantuan Revitalisasi

KAB. KEPULAUAN TALAUD  – Berdiri sejak 5 Agustus 1976, SD Negeri Miangas...

Humaniora

Rektor Widyatama: Kurikulum Harus Sesuai Kebutuhan Industri agar Lulusan Siap Kerja

BANDUNG, Bisnistoday -Universitas Widyatama menegaskan pentingnya membangun sistem pendidikan tinggi yang mampu...