www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 11 Juli 2026
Home GLOBAL Kawasan Global Indonesia-Inggris Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Prabowo Dorong Investasi, Maritim, dan Pendidikan Kelas Dunia
Kawasan Global

Indonesia-Inggris Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Prabowo Dorong Investasi, Maritim, dan Pendidikan Kelas Dunia

Presiden Prabowo
PRESIDEN Prabowo Subianto bersama PM Inggris, Keir Starmer./
Social Media

LONDON, Bisnistoday – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer resmi menyepakati kemitraan strategis baru Indonesia–Inggris dalam kunjungan kerja Presiden Prabowo ke London, kemarin. Kesepakatan ini menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara dengan fokus pada penguatan ekonomi, maritim, pendidikan, hingga pertahanan.

Dalam keterangannya di Lancaster House, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Inggris merupakan mitra strategis penting bagi Indonesia, khususnya dalam bidang teknologi dan keuangan. Menurutnya, kemitraan ini membuka peluang besar bagi masuknya investasi dan transfer teknologi ke Tanah Air.

“Inggris memiliki kekuatan di bidang teknologi dan keuangan. Mereka berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Saya kira kemitraan ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Presiden Prabowo.

Salah satu kerja sama strategis yang disepakati adalah penguatan sektor maritim. Inggris menyatakan dukungan terhadap rencana Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan serta pengembangan desa-desa nelayan. Presiden Prabowo menilai kerja sama ini krusial untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus mendorong perbaikan konsumsi protein masyarakat.

“Tiga perempat wilayah kita adalah laut, sementara konsumsi protein rakyat kita masih rendah. Ini sangat strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi maritim Indonesia,” tegasnya.

Kemitraan strategis baru ini merupakan tindak lanjut dari Joint Statement on a New Strategic Partnership yang telah disepakati kedua negara pada 2024. Kerja sama tersebut bertumpu pada empat pilar utama, yakni penguatan pertumbuhan ekonomi, kerja sama iklim dan energi, peningkatan pertahanan dan keamanan, serta pengembangan sumber daya manusia dan masyarakat.

Selain sektor ekonomi dan maritim, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian besar pada pengembangan pendidikan dan kesehatan. Dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable, Presiden mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk bekerja sama mendirikan 10 universitas baru di Indonesia yang berstandar internasional.

“Kita ingin menggunakan standar pendidikan terbaik dari universitas-universitas Inggris. Kita harus mengejar ketertinggalan dan memiliki tingkat pendidikan setara dengan yang terbaik di dunia,” ujar Presiden.

Universitas-universitas tersebut direncanakan berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, sains, dan teknologi. Seluruh mahasiswa akan diseleksi dari lulusan terbaik dan memperoleh beasiswa penuh dari pemerintah, dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan serius di sektor kesehatan nasional. Presiden mengungkapkan Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara jumlah lulusan dokter setiap tahun masih terbatas. Pemerintah juga berencana membangun rumah sakit pendidikan berstandar internasional di setiap kampus, yang diyakini dapat menghemat hingga USD 6 miliar per tahun dari biaya berobat ke luar negeri.

Di bidang ekonomi, Presiden Prabowo turut menghadiri forum bisnis dan investasi Indonesia–Inggris yang mempertemukan pelaku usaha kedua negara. Forum yang difasilitasi British Chamber of Commerce dan KADIN Indonesia tersebut menjadi ajang penjajakan kerja sama konkret di bidang perdagangan, industri, investasi, dan teknologi.

Pertemuan PM Inggris

Kunjungan kerja Presiden Prabowo juga mencakup pertemuan bilateral dengan PM Keir Starmer di Kantor Perdana Menteri Inggris. Kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk memastikan seluruh kesepakatan dapat segera diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan.

PM Starmer menilai kemitraan maritim dengan Indonesia tidak hanya strategis bagi kawasan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi Inggris, termasuk penciptaan lapangan kerja.

Kesepakatan strategis ini menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting Inggris di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus memperkuat arah kebijakan luar negeri Indonesia yang berorientasi pada kerja sama konkret, investasi produktif, dan pembangunan sumber daya manusia./setpres/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Warga di Roma, Italia yang dilanda gelombang panas (dok; Antonio Masiello/Getty Images)
GLOBALKawasan Global

Gelombang Panas di Eropa kian Meluas, Ribuan Orang Tewas

JAKARTA, Bisnistoday- Gelombang panas yang memecahkan rekor di Eropa kian meluas. Selain...

GEMPA Vemezuela
Kawasan Global

Venezuela Diguncang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1 dan Berpotensi Tsunami

JAKARTA, Bisnistoday- Kota Venezuela dilanda gempa bermagnitudo 7,1 pada Rabu sore waktu...

PM Inggris
GLOBALKawasan Global

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Menyatakan Mundur

TOKYO, Bisnistoday – Pasca kekalahan Partai Buruh pada pemilihan Mei Lalu memperlemah...

Presiden Trump
GLOBALKawasan Global

Presiden Trump Menyatakan Sepakat Hentikan Perang

WASHINGTON, Bisnistoday – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah menyepakati...