JAKARTA – Ekspor udang Indonesia diguncang masalah serius. Otoritas Amerika Serikat menolak beberapa kontainer udang beku asal Indonesia setelah mendeteksi jejak radiasi Cesium-137 (Cs-137) di sejumlah pelabuhan besar, termasuk Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.
Investigasi gabungan pemerintah mengungkap temuan mengejutkan. Sumber radiasi ternyata bukan dari laut atau tambak, melainkan dari kawasan industri logam di Cikande, Serang, Banten.
Pemerintah melalui Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengaku telah melakukan penanganan dan pemindahan sumber radioaktif di beberapa titik lokasi di dalam Kawasan Industri Modern (KIM) Cikande pada 23 September 2025 di Kabupaten Serang, Banten.
Berdasarkan sumber BAPETEN, bahwa kegiatan ini dilakukan bersama, antara lain Deputi Pengkajian dan Keselamatan Nuklir Haendra Subekti, didampingi oleh Plh. Deputi Perizinan dan Inspeksi Lukman Hakim dan tim Satuan Tanggap Darurat (STD) BAPETEN, bersama dengan pihak Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Tim Satuan Kimia,Biologi, Radiologi, dan Nuklir (KBRN) serta Brimob.
BAPETEN menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa setiap tahapan penanganan dan pemindahan zat radioaktif dilaksanakan secara tepat dan terukur, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas, masyarakat, serta perlindungan lingkungan hidup, khususnya terkait paparan Cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten./



