www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Independensi Media Dipertaruhkan Dalam Hiruk Pikuk Politik
Nasional

Independensi Media Dipertaruhkan Dalam Hiruk Pikuk Politik

Ilustrasi
ILUSTRASI media sekumpulan masyarakat.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Media tidak bisa lepas dari agenda kekuatan politik karena media berhubungan langsung dengan publik. Media dipengaruhi oleh hiruk pikuk politik, sedangkan media mesti menegakkan independensi sebagai tempat untuk menyalurkan pesan-pesan dari agenda politik kepada publik.

Hal ini disampaikan Dr. Edison Hutapea, M.Si. pada diskusi daring bertajuk “Komunikasi, AI dan Literasi Politik: Peluang dan Tantangan” yang diselenggarakan oleh Paramadina Graduate School of Communication di Jakarta, Sabtu (16/12).

Menurut Edison media seharusnya bersifat independen, namun hal ini sulit untuk diwujudkan karena terdapat ideologi politik yang memengaruhi media-media di Indonesia. “Hal ini terjadi karena di balik media terdapat elite politik yang ‘menguasai’ media tersebut. Elite politik tersebut akan membuat media yang dikuasainya agar menyebarkan ideologi politik kepada publik.” ujarnya.

Ia juga menyinggung tentang Artificial intelligence (AI) yang dapat memberikan manfaat positif terhadap demokrasi. “AI bermanfaat untuk mencegah kecurangan, seperti meningkatkan literasi komunikasi politik pada pemberitaan hoax dan menangkal misinformasi dan disinformasi,” tuturnya.

AI juga dapat dimanfaatkan oleh tim pengusung elite politik tertentu untuk menganalisis hal-hal yang disukai oleh para pemilih dimana pada Pemilu 2024, 60% pemilik suara merupakan pemuda.

“AI dapat digunakan untuk mencari tahu apa saja yang disukai oleh para pemuda saat ini untuk kemudian dijadikan gimmick oleh tim pengusung elite politik tertentu dan disebarkan melalui berbagai media. Maka dari itu, mahasiswa harus memiliki critical review karena media tidak bersifat netral dan politik tidak lagi mengutamakan wacana yang bersifat rasional, namun lebih mengedepankan hal-hal yang bersifat emosional,” papar Edison.

Peluang Ciderai Demokrasi

Wahyutama, Ph.D. menyatakan bahwa dalam penggunaannya, AI memiliki kecenderungan untuk mengambil keputusan yang bersifat otomatis, dan hal ini salah satunya dapat digunakan untuk melakukan proses pengambilan kebijakan. AI juga dapat digunakan untuk menganalisis data dan mengambil kesimpulan berdasarkan data-data yang tersedia serta menganalisis dampak positif dan negatif dalam banyak hal.

Di sisi lain lanjut Wahyu, AI juga dapat mencederai demokrasi karena AI dapat mengambil data-data pribadi milik para pengguna media sosial. “Data-data tersebut diretas tanpa persetujuan pemiliknya dan digunakan untuk melakukan profiling kemudian dijual ke dalam dunia politik untuk hal-hal yang menguntungkan tim pendukung elite politik tertentu. Fenomena ini terjadi pada kasus pemilihan presiden di Amerika Serikat pada tahun 2016 yang pada akhirnya dimenangkan oleh Donald Trump.” Jelasnya.

Wahyu mencontohkan Tim pendukung Ferdinand Marcos, Jr. yang memanfaatkan AI untuk membuat propaganda-propaganda politik yang bertujuan untuk menaikkan citra diri Marcos, Jr.. Mereka seperti menulis ulang sejarah, memperlihatkan seolah-olah Ferdinand Marcos, Sr. adalah seorang pahlawan, dan propaganda tersebut diperlihatkan kepada generasi muda di Filipina.

“Pada akhirnya, di media sosial TikTok, bermunculan tren yang menunjukkan dukungan para generasi muda Filipina terhadap Ferdinand Marcos, Jr., seperti konten-konten berupa jinglememe, dan dance challenge. Fenomena ini bisa terjadi karena generasi muda di Filipina tidak mengetahui fakta sejarah bahwa ayah dari sosok yang mereka dukung merupakan seorang diktator. Mereka termakan oleh propaganda politik yang disebarkan oleh tim pendukung Ferdinand Marcos, Jr..” tutur Wahyu.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

Tingkatkan Mutu, UPT Pelatihan Kementan Gelar Audit Internal ISO

BINUANG, Bisnistoday- Sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pelayanan serta menjaga...

Nasional

Santunan Asuransi Disalurkan, Kemenhub Pastikan Pemenuhan Hak Korban KMP Virgo Transport 8

BANJARMASIN, Bisnistoday - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memastikan pemenuhan hak bagi korban...

Nasional

Wajah Baru Mendale di Tepian Danau Lut Tawar, Kawasan Wisata Aceh Tengah Ditata Lebih Nyaman dan Ramah Pengunjung

ACEH TENGAH, Bisnistoday– Kawasan Mendale di Kabupaten Aceh Tengah kini sedang ditata...

Kemenhub
Nasional

Korban Musibah KM Virgo Transport 8 Terus Dicari, Terdapat 129 Penumpang Belum Ditemukan

JAKARTA, Bisnistoday -  Tim SAR terus berupaya mencari keberadaan korban kecelakaan tenggelamnya...