www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 26 September 2026
Home EKONOMI Indonesia Miliki Potensi Besar dalam Peralihan Energi Terbarukan
EKONOMIEkonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Indonesia Miliki Potensi Besar dalam Peralihan Energi Terbarukan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam diskusi Munich Security Conference 2023
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indonesia memiliki peluang dan potensi besar dalam proses peralihan energi terbarukan. Pasalnya, Indonesia merupakan negara yang kayan akan sumber daya energi alternatif.

Selain itu, cadangan energi panas bumi Indonesia merupakan yang paling banyak di dunia karena terletak di ring of fire. “Kita bahkan memiliki 800 sungai yang dapat menyediakan tenaga hidro,” kata Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati dalam diskusi Munich Security Conference 2023 bertajuk “Geopolitics of Carbon Border Adjustments” seperti dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/2).

Untuk itu, Menkeu menggarisbawahi komitmen Pemerintah Indonesia untuk membenahi berbagai kebijakan agar dapat melakukan proses transisi energi ke arah yang lebih terbarukan, sekaligus merestrukturisasi industri sehingga Indonesia dapat mengantisipasi tren peralihan energi ke depannya.

Transisi kendaraan listrik juga menjadi peluang besar bagi Indonesia sebagai produsen nikel terbesar di dunia.

Oleh karena itu, kata Menkeu, Pemerintah Indonesia terus memperbaiki iklim investasi bisnis sehingga investor akan datang untuk membangun smelter dan bahkan membuat kendaraan listrik serta baterai. “Jadi, Indonesia memainkan peranan penting di tengah perubahan yang sangat signifikan ini”, ujar Bendahara Negara ini.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani turut mengungkapkan posisi Indonesia terkait penerapan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM), yaitu instrumen yang dikenakan terhadap produk impor ke negara Uni Eropa apabila proses produksinya dianggap menimbulkan emisi karbondioksida.

Menurut dia, penerapan CBAM akan memberikan peluang bagi banyak negara termasuk Indonesia yang memiliki ambisi sangat tinggi dalam peralihan energi jika instrumen tersebut memberikan keleluasaan bagi negara berkembang untuk bisa menyesuaikan diri sekaligus menggali potensi mereka di bidang energi terbarukan./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

IHSG Berpeluang Rebound, Stabilitas Rupiah dan Arus Asing Menentukan

JAKARTA, Bisnistoday – Keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate di level 5,75%...

Ekonomi & Bisnis

Hartadinata Perkuat Pasokan Emas melalui Kerja Sama Pembelian Emas Murni dengan PT Freeport Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday– PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat bisnis bullion melalui kerja...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Akan Menjadi Agen dan Distributor Barang Bersubsidi

JAKARTA, Bisnistoday –Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi simpul distribusi barang...

Ekonomi & Bisnis

ProtoArc Indonesia Hadir di CIEIE 2026, Tawarkan Workspace Ergonomis

JAKARTA, Bisnistoday - China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo 2026 (CIEIE 2026)...