www.bisnistoday.co.id
Senin , 10 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Infrastruktur, Regulasi dan Perilaku Perlancar Mudik Lebaran
NasionalNASIONAL & POLITIK

Infrastruktur, Regulasi dan Perilaku Perlancar Mudik Lebaran

INFRASTRUKTUR Jalan tol Cisumdawu di Dawuan, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan saran bahwa ada 3 (tiga) faktor  kunci yang mempengaruhi kelancaran perjalanan Mudik Lebaran tahun 2023, yakni ketersedian prasarana, dukungan regulasi, dan perilaku masyarakat untuk mentaati peraturan yang berlaku.

Menurut Menteri Basuki,  ketersediaan dan kesiapan infrastruktur mudik, seperti jalan, bandara, jalan rel dan pelabuhan/dermaga penyeberangan merupakan hal dasar yang menentukan kelancaran  mudik.

Kedua soal regulasi dan manajemen arus mudik yang dipersiapkan oleh Pemerintah dan para operator mudik bagi masyarajat.  Ketiga adalah  faktor perilaku dari para pengguna prasarana mudik tersebut yang menyangkut perencanaan dan persiapan mudik, serta periaku pengendara selama Mudik berlangsung.

“Indikator utama keberhasilan prasarana transportasi adalah safer, faster dan cheaper dan itu semua bisa dicapai paling tidak dengan menyiapkan jalan nasional, 70 ruas tol operasional, serta 11 ruas tol fungsional di Pulau Jawa dan 4 jalan tol di Pulau Sumatera,’ ujar Basuki di Jakarta, Minggu (16/4).

Selain itu, menurut Basuki, memperluas dan menambah berbagai layanan rest area pada ruas tol, memperbaiki jalan nasional, pelebaran/penambahan lajur ruas jalan tol.

“Mudah-mudahan dengan dukungan prasarana infrastruktur yang lebih baik, Mudik tahun 2023 ini bisa terlaksana seperti harapan yang disampaikan Bapak Presiden Jokowi, yakni mudik aman, nyaman, berkesan positif,” kata Menteri Basuki.

Penerapan Aturan Lalin

Selanjutnya, menurut Basuki, faktor kedua berkaitan dengan regulasi dan manajemen Mudik Lebaran seperti kebijakan cuti bersama, diskon tarif tol/tiket pesawat, serta manajemen lalu lintas oleh Kepolisian melalui penerapan one-way, contra flow, ganjil-genap, hingga pembatasan pengangkutan  logistik oleh truk/kontainer selama masa Mudik Lebaran.

“Misalnya untuk ruas tol fungsional Cisumdawu (Cileunyi–Sumedang–Dawuan) diterapkan trafic manajemen oleh pihak Korlantas berupa pengaturan jam buka-tutup ruas tol nya hanya pada saat terang,” kata Menteri Basuki.

Terakhir, menurut Menteri Basuki, faktor ketiga yang berkaitan dengan kesiapan dan perilaku masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik. Untuk itu, para pemudik harus tertib dan disiplin untuk mentaati aturan yang berlaku dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan, sehingga perjalanan mudik bisa menjadi lebih aman dan nyaman./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kebakaran
Nasional

Jangan Tidur, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan Kendalikan Kebakaran Hutan

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah bersama DPR segera turun tangan mengatasi kobaran api...

Kemnaker
Nasional

Kemnaker: Integrasi Data Lintas Instansi Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat integrasi data lintas instansi...

Humas Atr BPN
Nasional

Komunikasi Publik Kementerian ATR/BPN Raih Popular Government Institutions Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meraih...

Alat Kesehatan
Nasional

Konsil Kesehatan Indonesia Sesalkan Dugaan Perundungan Pasien BPJS oleh Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di Medsos

JAKARTA, Bisnistoday - Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) menyatakan keprihatinan atas peristiwa yang...