www.bisnistoday.co.id
Selasa , 1 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Kekhawatiran The Fed Naikkan Suku Bunga yang Agresif Mereda, Rupiah Kembali Menguat
BursaBURSA & KORPORASI

Kekhawatiran The Fed Naikkan Suku Bunga yang Agresif Mereda, Rupiah Kembali Menguat

Kurs rupiah pada perdagangan Jumat (28/4) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga yang agresif oleh bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) mulai mereda. Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Selasa (8/11) menguat 10 poin ke posisi Rp15.698 per dolar AS dibandingkan dengan posisi padapenutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp15.708 perdolar AS.

Menurut analis DCFX Futures, Lukman Leong, penguatan rupiah kali ini terutana disebabkan dolar AS yang melanjutkan pelemahan oleh meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed setelah data tenaga kerja Jumat pekan lalu menujukkan kenaikan pada tingkat pengangguran yang di atas perkiraan.

Tingkat pengangguran di Negeri Paman Sam meningkat menjadi 3,7 persen pada Oktober dibandingkan 3,5 persen pada September. Namun, lanjut Lukman, pada siang tadi penguatan nilai tukar rupiah terbatas oleh dolar AS yang berbalik naik.

“Data pertumbuhan PDB kuartal III 2022 Indonesia yang kemarin juga sangat solid walau sedikit di bawah perkiraan, turut mendukung rupiah,” ujar Lukman.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh tinggi pada triwulan III 2022, yakni 5,72 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) atau lebih tinggi dari triwulan II-2022 yang sebesar 5,45 persen (yoy).

Tren pertumbuhan ekonomi secara tahunan meningkat secara persisten selama empat kuartal berturut-turut, dengan tumbuh di atas 5 persen sejak triwulan IV 2021.

“Faktor penggerak rupiah masih dolar AS, dengan investor cenderung wait and see menantikan data inflasi AS hari Kamis lusa,” kata Lukman.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp15.670 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.670 per dolar AS hingga Rp15.703 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat ke posisi Rp15.684 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.692 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan dari The Infobank Insurance Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...