JOMBANG, Bisnistoday – Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar Ke-35 NU mulai mengerucut. Sidang Pleno V Muktamar Ke-35 NU telah menghitung sejumlah nama yang diusulkan sebagai bakal calon ketua umum dan menyerahkannya kepada Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk dimusyawarahkan.
Proses tersebut berlangsung pada Senin (31/8) dinihari sekitar pukul 03.30 WIB. Dari sejumlah nama yang diusulkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), serta Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU), terdapat lima nama dengan perolehan suara tertinggi yang akan dibawa ke forum AHWA.
Nama KH Abdul Hakim Mahfudz menurut NU online, berada di posisi teratas dengan perolehan 472 suara. Perolehan tersebut menempatkannya sebagai nama yang paling banyak mendapatkan dukungan dalam pengusulan bakal calon ketua umum PBNU.
Di posisi berikutnya terdapat KH Zulfa Mustofa dengan 262 suara dan KH Abdussalam Sochib dengan 261 suara. Sementara itu, KH Yahya Cholil Staquf memperoleh 258 suara, disusul KH Nusron Wahid dengan 207 suara.
Kelima nama tersebut menjadi kandidat yang akan dibawa ke tahap berikutnya dalam proses pemilihan. Namun, keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi Ketua Umum PBNU belum ditentukan melalui perolehan suara tersebut.
Sejumlah nama lain juga muncul dalam pengusulan bakal calon. Di antaranya KH Yusuf Chudori, H Saifullah Yusuf, KH Abdul Ghaffar Rozin, H Gudfan Arif, dan H Kamaruddin Amin.
Pimpinan sidang pemilihan, Prof Ganefri, mengatakan nama-nama yang telah diusulkan peserta Muktamar Ke-35 NU selanjutnya diserahkan kepada AHWA untuk dimusyawarahkan melalui sidang tertutup.
“Sebelum kami serahkan, nama-nama tersebut akan kami panggil, akan kami apakah memenuhi syarat sesuai pasal 7 atau tidak,” ujar Ganefri.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses pemilihan pucuk pimpinan organisasi Islam terbesar tersebut. Sebelum nama-nama dibawa ke AHWA, masing-masing perwakilan PCNU, PWNU, dan PCINU dipanggil satu per satu untuk mengusulkan lima nama calon ketua umum PBNU.
Dengan Abdul Hakim Mahfudz mengantongi suara terbanyak, dinamika pemilihan Ketua Umum PBNU kini memasuki tahapan yang menentukan. Lima nama teratas telah mengerucut, tetapi keputusan mengenai siapa yang akan memimpin PBNU tetap menunggu hasil musyawarah AHWA.//








































