www.bisnistoday.co.id
Kamis , 29 Oktober 2026
Home EKONOMI Kualitas Produk Sandang Perlu Ditingkatkan
EKONOMISektor Riil

Kualitas Produk Sandang Perlu Ditingkatkan

PRODUK SANDANG : Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), dalam kesempatan di Jakarta, kemarin.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –  Potensi kebutuhan produk industri tekstil dan produk tekstil (TPT) cukup tinggi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis bagi 400 orang Aparatur Sipil Negara yang berasal dari Sabang sampai Merauke terkait teknik penetapan spesifikasi kain untuk pakaian seragam dinas. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh salah satu unit kerja di bawah Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), yakni Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Tekstil (BBSPJIT) yang menjalin kerja sama dengan Biro Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Dalam Negeri.

Dalam sambutannya, Kepala BSKJI Kemenperin, Doddy Rahadi menyampaikan, guna mencapai kedaulatan sandang perlu dicermati faktor-faktor pendorongnya, yaitu terjaminnya kualitas mutu produk sandang melalui pemanfaatan dan penerapan standardisasi, yang menjadi kultur dalam setiap aktivitas industri TPT nasional untuk dapat bersaing di pasar domestik maupun pasar global.

“Salah satu bentuk dukungan nyata Kemenperin di antaranya melalui optimalisasi program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), penyiapan kawasan industri terpadu Apparel Park, serta pengembangan material center dan platform digital Indonesian Smart Textile Industry Hub (ISTIH),” kata Doddy di Jakarta, baru-baru ini. 

Berita Terkait : Mesin CNC Buatan Kemenperin Digunakan IKM dan Siswa SMK 

Terkait program P3DN, Doddy menjelaskan, adanya pemberlakuan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) pada setiap produk khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, akan membawa dampak besar terhadap tumbuhnya roda perekonomian di dalam negeri.

“Sementara itu, pada sisi standardisasi dan spesifikasi teknis dari produk kain untuk seragam, dapat disesuaikan dengan fungsi maupun kondisi lingkungan pekerjaannya. Salah satu acuan mutu yang dapat digunakan adalah Standar Nasional Indonesia (SNI),” terangnya.

Guna mencapai sasaran tersebut, BBSPJIT telah memiliki kompetensi yang sesuai untuk mengakomodasi kebutuhan penilaian kualitas kain seragam, baik yang sesuai dengan peraturan teknis di lingkungan pemerintah daerah maupun standar mutu kain seragam khusus yang belum tersedia saat ini namun diperlukan oleh stakeholder lain seperti kementerian/lembaga, BUMN, BUMD, TNI, dan POLRI.

“Setiap unit kerja BSKJI yang tersebar di Indonesia, kami dorong agar selalu dapat memberikan layanan solutif dan profesional baik bagi industri maupun masyarakat. Yang terkait dengan produk tekstil, silakan manfaatkan layanan jasa industri di BBSPJIT. Selain letaknya yang strategis, terdapat fasilitas laboratorium penguji yang terjamin keakuratannya, Lembaga Sertifikasi Produk, serta SDM yang kompeten di bidang tekstil,” tutur Doddy.   

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Menkop Targetkan Koperasi Sawit Bangun Pabrik Minyak Goreng

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menargetkan koperasi petani sawit...

Sektor Riil

SIAL Food & Drink Tetap Jalankan Program Usai Terlepas Sengketa Merek Dagang

JAKARTA,Bisnistoday.co.id – Kepolisian secara resmi menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan pelanggaran hukum...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Realisasi KUR Nasional Mencapai Rp262,4 triliun

SURABAYA, Bisnistoday.co.id –  Wakil Menteri (Wamen) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Helvi...

Pameran Fashion
Sektor Riil

Debut di Saudi Fashion & Tex Expo 2026, Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp20,25 Miliar

RIYADH, Bisnistoday.co.id – Produk fesyen dan tekstil Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi...