www.bisnistoday.co.id
Rabu , 30 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Lakukan Efisiensi Anggaran, LPP TVRI Kurangi Karyawan Daerah
Nasional

Lakukan Efisiensi Anggaran, LPP TVRI Kurangi Karyawan Daerah

Program TVRI
Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –  Manajemen Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) mengurangi karyawan pendukung di daerah untuk mengurangi beban operasional. TVRI  untuk sementara menghentikan pemakaian jasa contributor serta efisiesi tenaga penunjang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Iman Brotoseno di Jakarta, Senin (10/2).

Namu Dirut LPP TVRI ini membantah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan.Hal tersebut disampaikannya untuk menanggapi isu pemberitaan bahwa TVRI melakukan PHK massal karyawannya seperti yang dimuat beberapa media hari ini.”Mana bisa ASN di-PHK?,”cetusnya.

Dia juga menjelaskan kontributor bukan PPNPN (Pegawai Pendukung Non-Pegawai Negeri) dan bukan juga Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu tergantung daerah untuk mengurangi kontributor atau tetap memakai sebagian.

“TVRI tidak melakukan PHK ke karyawan ASN-PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), pengurangan kontributor itu bukan kebijakan TVRI Nasional atau Pusat,” kata Iman

Jasa Kontributor Wilayah

Iman Brotoseno, menjelaskan kejadian sebenarnya adalah TVRI sementara menghentikan pemakaian jasa kontributor.”Pemakaian jasa kontributor di TVRI Daerah distop dulu. Hal itu merupakan kebijakan TVRI Daerah, kalau beritanya ditayangkan, baru dibayar dari anggaran daerah. Jadi semacam ‘fre elance’,” katanya.

Selain itu, Iman menerangkan, ada satpam, “cleaning service” dan pengemudi (driver) yang merupakan “outsourcing” memang terkena dampak. “Tapi tidak semuanya, tidak kru produksi yang di-PHK,” katanya.

Iman menambahkan saat ini kebijakan pengurangan karyawan diserahkan sepenuhnya ke TVRI Daerah masing-masing.”Ini kebijakan ada pada TVRI Daerah, ada daerah yang tidak mengurangi. Ada yang mengurangi sebagian,” katanya.

TVRI patuh kepada kebijakan efisiensi dari pemerintah. “TVRI tetap berusaha layar tidak terganggu dan menjalankan fungsi pelayanan publik meski ada program yang dihentikan dulu,” katanya./Ant/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bandara Seota
Nasional

Hutama Karya Bangun “Integrated Building” Bandara Soeta, Integrasikan Berbagai Moda Transportasi

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) tengah mengerjakan Proyek...

Nasional

Tokoh Muda NU Mempertanyakan Tudingan Rp480 Miliar Mengalir ke Muktamar NU

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Isu dugaan aliran dana senilai Rp480 miliar yang dikaitkan...

PLN Icon Plus
Nasional

Ciptakan Keamanan Kerja, PLN Icon Plus Hadiri Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan

PALEMBANG, Bisnistoday.co.id - PLN Icon Plus turut menghadiri kegiatan Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan...

Nasional

Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Perlu Dikaji, UPI Soroti Kecukupan Anggaran

SUBANG, Bisnistoday.co.id  – Wacana pendidikan gratis hingga perguruan tinggi perlu dikaji secara...