www.bisnistoday.co.id
Minggu , 15 Maret 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Layani Masyarakat, GP Ansor Luncurkan 573 Posko Mudik
Nasional

Layani Masyarakat, GP Ansor Luncurkan 573 Posko Mudik

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor mendirikan 573 posko mudik yang tersebar di titik-titik strategis di seluruh Indonesia. Selain menyediakan aneka fasilitas dan pelayanan seperti bengkel, hiburan, makanan, dan tempat istirahat untuk melepas letih para pemudik, ratusan posko ini juga dijaga oleh Banser.

“Komitmen GP Ansor dalam menjaga kondusifitas masyarakat jelang Lebaran terbukti dari tersedianya 573 posko mudik yang tersebar di seluruh Indonesia dengan ribuan relawan Banser yang siap siaga 24 jam,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, H Addin Jauharudin, Rabu (26/3/2025).

Di tengah situasi ekonomi hari ini, Addin, sapaan akrabnya, menyebut Ansor-Banser yang lahir dari rahim masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga dan melayani masyarakat. Posko Mudik Banser 2025 tidak hanya menyediakan layanan dasar, tapi juga jadi tempat pemudik merasakan kehangatan dan kebersamaan. Adapun rincian 573 Posko Mudik Banser ini antara lain, 11 posko di Provinsi Banten, 72 posko di Jawa Barat, 281 Jawa Tengah, 155 Jawa Timur, 2 DKI Jakarta, 8 Sumatera, 23 Lampung, 1 Kepri dan 20 Sulawesi.

“Situasi ekonomi 2025 yang masih bergejolak membuat mudik bukan sekadar ritual tahunan, melainkan uji ketangguhan. Dengan tekanan inflasi, penurunan daya beli, dan kompleksitas biaya perjalanan, mudik mengandung beban moril tersendiri,” ujarnya.

“Karena itu, di tengah bulan puasa dan problem ekonomi hari ini, posko mudik tidak sekadar menyediakan layanan, tetapi menjadi penopang moral perjalanan,” lanjutnya.

Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser (Kasatkornas Banser) sekaligus Penanggung Jawab Posko Mudik Banser 2025, H Ahmad Syafiq Syauqi mengatakan bahwa posko mudik ini bertujuan untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan dukungan menyeluruh bagi para pemudik dalam perjalanan kembali ke kampung halaman.

“Melalui jejaring posko yang strategis dan tersebar luas, kami bermaksud menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan pemudik, memberikan bantuan medis darurat, informasi perjalanan, tempat istirahat, hiburan, serta menciptakan ruang aman sepanjang perjalanan mudik,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Syafiq itu.

Gus Syafiq juga menyinggung tajuk dan logo Posko Mudik Banser 2025. Dengan mengusung tema “Mudik Aja Dulu” dan logo Jatayu tokoh dalam wiracarita Ramayana yang berwujud burung nasar. “Arti pemakaian Jatayu adalah Banser rela mengorbankan kesenangan pribadi untuk berkhidmat mengabdi masyarakat memberikan bantuan dan kemudahan bagi pemudik Lebaran 2025,” urainya.

Di samping itu, Gus Syafiq beranggapan bahwa Lebaran merupakan momen sakral yang harus dirayakan oleh segenap bangsa Indonesia dengan jiwa yang sentosa. Karena itu, menurutnya, Posko Mudik Banser ada untuk menopang momen sakral itu berjalan dengan lancar.

“Posko mudik ini merupakan tradisi kami dan wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial kami dalam menyambut momen sakral Lebaran, di mana setiap individu berhak mencapai kampung halaman dengan selamat dan khidmat bertemu keluarga,” tuturnya.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Pemudik motor melonjak tahun 2023
Nasional

Perjalanan Jalur Pantura, Pemudik Diimbau Pilih Istirahat ke Masjid-Masjid Ramah Pemudik

CIREBON Bisnistoday - Jelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Menteri Perhubungan Dudy...

Nasional

Menyusuri SPKLU dari Banyuwangi ke Denpasar

Ini adalah pengalaman perjalanan menggunakan mobil listrik. Setelah menyelesaikan perjalanan hari pertama...

Nasional

Lulusan IPDN Disiapkan Wujudkan Standar Pelayanan Minimal di Daerah

JAKARTA, Bisnistoday- Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Dr Halilul Khairi Msi,...

Lahan Sawah
Nasional

Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi

JAKARTA, Bisnistoday  - Pemerintah akan menetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di...