www.bisnistoday.co.id
Senin , 17 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Menaker: SDM Indonesia Harus Berkarakter Pancasila
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Menaker: SDM Indonesia Harus Berkarakter Pancasila

MENTERI Ketenagakerjaan, Ida Fauziah di Semarang.
Social Media

SEMARANG, Bisnistoday – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan bahwa selain memiliki keterampilan teknis, Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia harus memperkuat diri dengan karakter Pancasila agar dapat bersaing secara global.

“Pancasila memberikan warna dan corak Indonesia sebagai sebuah bangsa. Oleh karena itu, Pancasila selain menjadi dasar negara juga menjadi karakter bagi SDM bangsa kita,” kata Ida Fauziyah saat menyampaikan keynote speech pada Pengukuhan Prof. Dr. Rini Sugiarti., Psikolog sebagai Guru Besar bidang Psikologi di Universitas Semarang (USM), Semarang, Sabtu (10/6).

Ida Fauziyah mengatakan, Pemerintah Indonesia menjadikan penciptaan SDM yang unggul sebagai salah satu prioritas program kerjanya. Adapun, SDM unggul tersebut adalah pertama, memiliki keterampilan teknis yang susuai dengan perkembangan zaman.

Kedua, memiliki karakter yang kuat seperti memiliki sikap jujur, pekerja keras, gotong royong, dan bertanggung jawab. Ketiga, sehat jasmani dan rohani.

“Dalam konteks Indonesia, pengembangan SDM yang berkarakter tidak terlepas dari falsafah kehidupan berbangsa dan bernegara kita yaitu Pancasila,” kata Ida Fauziyah.

Dalam pidatonya, Ida Fauziyah menyampaikan apresiasi kepada Prof. Dr. Rini Sugiarti., M.Si., Psikolog yang telah berhasil dikukuhkan sebagai Guru Besar di USM. Dalam pidato ilmiahnya, Rini Sugiarti memaparkan Implementasi Pendidikan Karakter: Paradigma Pengelolaan Sumberdaya Manusia (Sdm) Dalam Menghadapi Kompetisi Global.

“Saya mengucapkan selamat kepada Ibu Prof. Dr. Rini Sugiarti., M.Si., Psikolog atas atas pengukuhan Guru Besar. Ini membanggakan kami perempuan-perempuan atas prestasi yang dicapai,” kata Ida.

Ida Fauziyah juga menyampaikan apresiasi secara khusus kepada USM yang telah memberikan ruang kepada perempuan untuk memajukan Universitasnya. Di mana dari 8 Guru Besar USM, 5 di antaranya adalah perempuan.”Kepada para perempuan, negara memberikan ruang melalui konstitusi, melalui undang-undang, untuk perempuan-perempuan mengambil peran di luar ruang domestik,” ujarnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

HumanioraNASIONAL & POLITIK

SMP dan SMA Labschool Peringati Kemerdekaan dengan Ikuti Lari Lintas Juang

JAKARTA, Bisnistoday – SMP dan SMA Labschool di wilayah Jakarta menggelar Lari...

Humaniora

Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat dan Bantuan Sekolah Tangani Dampak Gempa Flores

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat menangani dampak...

Humaniora

ITB Kembangkan Nilai AIR untuk Penguatan Karakter Mahasiswa di Era AI

BANDUNG, Bisnistoday - Institut Teknologi Bandung (ITB) terus mengembangkan program penguatan karakter...

Kemendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen dan IACE Korea Dorong Kolaborasi Asia Pasifik Wujudkan Transformasi Pendidikan Digital

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan...