www.bisnistoday.co.id
Minggu , 27 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Menteri Basuki : Pengelolaan Air Butuh Komitmen Politik
LingkunganNASIONAL & POLITIK

Menteri Basuki : Pengelolaan Air Butuh Komitmen Politik

MENTERI PUPR, Basuki Hadimuljono saat pemaparan forum air, di New York.
Social Media

NEW YORK, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mewakili negara berkembang menjadi salah satu pembicara kunci pada Dialog Interaktif kelima sebagai rangkaian pertemuan UN 2023 Water Conference (Konferensi Air PBB 2023) di New York, Amerika Serikat, baru-baru ini. 

Hasil dari Dialog Interaktif tentang Water Action Decade merupakan simpul penting dalam penyusunan rencana aksi Sekretaris Jenderal PBB sebagai jawaban atas isu-isu air dan sanitasi secara global dalam satu dekade (2018-2028). 

Menteri Basuki menyampaikan tiga poin penting yang perlu digarisbawahi sebagai kesimpulan pada Dialog Interaktif tersebut. Pertama, pengelolaan air dan sanitasi memiliki keterkaitan kuat dengan kondisi politik di suatu negara. “Water is Politics.” 

Untuk itu dibutuhkan komitmen yang kuat dari para pemangku kepentingan, baik di tingkat global, nasional, regional, maupun lokal dalam mengatasi tantangan air. 

“Kedua, bagaimana mengubah komitmen tersebut menjadi tindakan nyata merupakan suatu keharusan. Ketiga, diskusi tentang pengelolaan air tidak boleh berhenti sampai di sini, dan kita perlu terus menjaga momentum positif ini. Menjaga kesinambungan dari hasil UN 2023 Water Conference menuju 10th World Water Forum 2024 di Bali dan event penting lainnya,” kata Menteri Basuki. 

Menteri Basuki juga menyampaikan perlunya mekanisme dan agenda rencana aksi pada sektor air sebagai tindak lanjut dari Konferensi Air PBB tahun ini. Sebagai tuan rumah World Water Forum (WWF) atau Forum Air Dunia ke-10 pada 2024 mendatang, pemerintah Indonesia siap menjadi platform untuk mengevaluasi dan melanjutkan upaya pencapauan target dan tujuan Konferensi Air PBB 2023. 

“Pemerintah Indonesia mengharapkan partisipasi aktif dan kontribusi Anda dalam pelaksanaan World Water Forum 2024 di Bali,” kata Menteri Basuki. 

Dukungan Konservasi 

Pada diskusi tersebut, Menteri Basuki juga menegaskan pentingnya merevitalisasi danau dan merestorasi ekosistem gambut dalam memajukan air konservasi serts mempertahankan akses berkelanjutan terhadap air bersih. 

“Ke depan, saya juga ingin menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat, mengintegrasikan infrastruktur air dan sanitasi dalam perencanaan nasional, mendorong pembiayaan yang inovatif dan kreatif, serta menyediakan teknologi tepat guna dan peningkatan kapasitas, dalam upaya memajukan rencana aksi terkait air dalam satu dekade,” kata Menteri Basuki. 

Simpulan dari Dialog Interaktif ini akan menjadi bahan masukan akhir dalam sidang penutupan Konferensi Air PBB 2023 di New York. 

Selain Menteri Basuki, sebagai panelis diskusi panel adalah Deputy Prime Minister and Minister of Foreign and European Affairs of Slovenia Tanja Fajon, Minister of Environment and Natural Resources of Kazakhstan Zulfia Suleimenova, dan pembicara dari Associate Administrator of the United Nations Development Programme (UNDP) Usha Rao-Monari. Sebagai moderator diskusi panel Director-General of Food and Agriculture Organization (FAO) Dongyu Qu./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lingkungan

Dorong Telur Cage-Free di Jawa Barat, AFFA Soroti Kesejahteraan Ayam Petelur

BANDUNG, Bisnistoday - Act for Farmed Animals (AFFA) mendorong pengembangan sistem produksi...

Lingkungan

Dari Abu Bakar ke Pupuk Organik: Transformasi Petani Hutan Binaan JTB di Bandungrejo

BOJONEGORO, Bisnistoday – Di balik kokohnya fasilitas operasi gas Jambaran–Tiung Biru (JTB)...

Lingkungan

Ubah Sampah Jadi Berkah: Warga Bojonegoro Sukses Bayar PBB dan Produksi BBM Pertasol

BOJONEGORO, Bisnistoday – Persoalan sampah seringkali menjadi tantangan pelik di kawasan padat...

Lingkungan

Dari Daun Kelor hingga Solar Panel: Cara JTB Zona 12 Merajut Ekonomi dan Lingkungan di Bojonegoro

BOJONEGORO, Bisnistoday- PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 melalui proyek Jambaran...