www.bisnistoday.co.id
Senin , 28 September 2026
Home EKONOMI Milenial Mesti Jadi Pelopor Gerakan Ekonomi Hijau
EKONOMIEkonomi & BisnisLingkungan

Milenial Mesti Jadi Pelopor Gerakan Ekonomi Hijau

Ekonomi Hijau
INDUSTRI HIJAU : Pemerintah dorong penerapan ekonomi lingkungan.//
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan optimis kawasan Asia Tenggara dapat menjadi pusat pertumbuhan perekonomian hijau. Sinergi pemerintah dengan generasi muda dapat mendorong tumbuhnya inisiatif dan inovasi memperkuat perekonomian hijau di Indonesia dan di kawasan Asia Tenggara. 

Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat memberikan materi pada peluncuran Green Economy Youth Organization (GEYO) yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (28/12) secara hibrida. Acara ini bertemakan “Peran Pemerintah Mendukung Pemuda dalam Mendiseminasi Hasil KTT G20 dan Peran Aktif dalam Keketuaan Indonesia ASEAN 2023”. 

Mendag Zulkifli Hasan berharap, GEYO dapat menjadi organisasi pemuda yang mewujudkan visi dan misinya dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik, maju, dan berdaulat yang fokus pada lingkungan dan ekonomi hijau. 

“Saya sangat mengapresiasi dibentuknya GEYO dalam mendorong peran generasi muda sebagai pusat dari pembangunan berkelanjutan terutama ekonomi hijau,” ujar Mendag Zulkifli Hasan. 

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, dalam pertemuan pemimpin ASEAN dengan ASEAN Youth, Presiden Joko Widodo menyatakan, sebanyak 33 persen dari populasi ASEAN atau sekitar 225 juta orang adalah anak muda. Keuntungan demografi yang kuat tersebut harus dimanfaatkan sehingga wilayah Asia Tenggara dapat menjadi pusat pertumbuhan. 

Potensi ASEAN

Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, ASEAN memiliki potensi ekonomi hijau sebesar USD 1 miliar pada tahun 2030. “Untuk itu, ASEAN diharapkan fokus pada penyusunan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan ekonomi hijau, ekspansi investasi, dan dukungan alih teknologi di sektor ekonomi hijau,” ujarnya. 

Seperti diketahui, pada 2023 mendatang, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, Indonesia akan memegang keketuaan ASEAN. Pada saat yang sama, situasi ekonomi dunia diprediksi kurang ideal bagi pengembangan ekonomi. Dari sisi geopolitik maupun ekonomi, situasi masih belum kondusif dan dunia masih mengalami tantangan multidimensi./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lingkungan

Dorong Telur Cage-Free di Jawa Barat, AFFA Soroti Kesejahteraan Ayam Petelur

BANDUNG, Bisnistoday - Act for Farmed Animals (AFFA) mendorong pengembangan sistem produksi...

Ekonomi & Bisnis

Hartadinata Perkuat Pasokan Emas melalui Kerja Sama Pembelian Emas Murni dengan PT Freeport Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday– PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat bisnis bullion melalui kerja...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Akan Menjadi Agen dan Distributor Barang Bersubsidi

JAKARTA, Bisnistoday –Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi simpul distribusi barang...

Ekonomi & Bisnis

ProtoArc Indonesia Hadir di CIEIE 2026, Tawarkan Workspace Ergonomis

JAKARTA, Bisnistoday - China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo 2026 (CIEIE 2026)...