JAKARTA – Khofifah Indar Parawansa dan Emil Eliatianto Dardak memiliki sumber daya yang lengkap untuk maju kembali di Pilgub Jatim 2024. Khofifah-Emil memiliki modal sosial, teknokratis hingga modal elektoral yang kuat.
Khofifah yang juga Ketua PP Muslimat NU dinilai sudah memiliki basis kuat di kalangan perempuan nahdliyin. Sedangkan Emil dengan jaringan kawula muda bisa membawa pemilih pemula di Pilgub nanti.
Tak hanya itu, status keduanya sebagai petahana juga menjadi nilai tambah. Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2019-2024 tersebut juga sudah mendapat dukungan dari Partai Politik koalisi pemerintah.
“Ya tentu, yang diuntungkan dari Khofifah, dia adalah incumbent, dia juga didukung oleh koalisi pemerintah, punya banyak sumberdaya itu yang membuat Khofifah sudah punya modal,” kata Pengamat Politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin, Minggu (4/8) dalam keteranganya.
Terlebih, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Khofifah-Emil juga masih sangat tinggi. Dalam hasil survei Proximity Indonesia periode 8-14 Juli 2024, tingkat kepuasan masyarakat Jatim terhadap Khofifah-Emil masih berada di atas 70 persen.
Adapun rinciannya, sebanyak 47,9 persen masyarakat merasa cukup puas dengan kinerja Khofifah-Emil. Sedangkan sisanya, sebanyak 28,2 persen merasa sangat puas.
Ujang menilai, itu merupakan keunggulan yang dimiliki Khofifah-Emil. Sehingga keduanya mampu memenangkan kembali Pilgub Jatim 2024 dengan sumberdaya tersebut.
“Ditambah tingkat kepuasan masyarakat yg masih di atas 70 persen. Jadi di situ lah keunggulan Khofifah dan Emil agar bisa menang kembali di Pilgub Jatim,” paparnya./






































