www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 Maret 2026
Home HEADLINE NEWS Mudik Lebaran 2025, KAI Catat Peningkatan 8% Penumpang Dibanding Tahun Lalu
HEADLINE NEWS

Mudik Lebaran 2025, KAI Catat Peningkatan 8% Penumpang Dibanding Tahun Lalu

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat hingga 31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 3.538.738 tiket telah terjual atau 77% dari total kapasitas yang disediakan.

Dari jumlah tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 3.130.477 tiket dengan tingkat okupansi 91%, sedangkan KA Lokal terjual 408.261 tiket atau 36% dari kapasitas yang tersedia.

“Berdasarkan data kumulatif pada 21–31 Maret 2025 pukul 14.00 WIB, sebanyak 2.015.447 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api, meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 1.873.254 pelanggan,” kata  Vice President Public Relations KAI Anne Purba di Jakarta, Senin (31/3).

KAI mencatat kelancaran arus mudik Lebaran 2025 berkat kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan Pemerintah sejak 24 Maret 2025. Kebijakan ini memungkinkan pergerakan penumpang lebih merata, sehingga kepadatan tidak hanya terpusat pada tanggal-tanggal tertentu.

“Sejak kebijakan WFA diberlakukan pada 24 Maret 2025, KAI mencatat adanya kenaikan pergerakan penumpang menjelang kebijakan tersebut mulai diberlakukan. Pada 21 Maret 2025 terdapat 170.556 penumpang naik kereta api, hari berikutnya 22 Maret 2025 terjadi peningkatan menjadi 174.505 penumpang, lalu puncaknya terjadi pada 23 Maret 2025 dengan angka 183.123 penumpang,” ungkap Anne Purba.

Anne menambahkan, data ini menunjukkan bahwa puncak awal pergerakan penumpang terjadi pada 23 Maret 2025 atau sehari sebelum WFA dimulai, dengan 183.123 penumpang. Setelah itu, jumlah penumpang tetap stabil tanpa lonjakan ekstrem, membuktikan bahwa kebijakan ini efektif dalam mendistribusikan perjalanan lebih merata.

“Adapun secara keseluruhan kepadatan pemudik masa angkutan Lebaran tertinggi terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran, dengan data pada 27 Maret 2025 (H-4): 202.202 penumpang, 28 Maret 2025 (H-3): 215.564 penumpang, dan 29 Maret 2025 (H-2): 214.151 penumpang,” jelas Anne.

Namun, bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kepadatan ini lebih terkelola karena tidak terjadi lonjakan mendadak di hari tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi pada pemerataan arus mudik dengan kereta api.

“Seiring dengan diberlakukannya kebijakan Work From Anywhere, pergerakan mudik menjadi lebih terdistribusi. Pemudik dapat memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel, sehingga kepadatan tidak hanya terjadi di satu atau dua hari tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan WFA berkontribusi positif dalam kelancaran arus mudik tahun ini,” terang Anne.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Kesiapan Prasarana Mudik
HEADLINE NEWS

Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional Dalam Kondisi Mantaf Dilalui Pemudik

JAKARTA, Bisnistoday- Mendekati musim mudik lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) fokus...

HEADLINE NEWS

Akses Jalan Ruas Trenggalek–Ponorogo, Terkena Longsor Sudah Dapat Dilalui Terbatas

TRENGGALEK, Bisnistoday– Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)...

PELABUHAN PRIOK
HEADLINE NEWS

Neraca Perdagangan Awal 2026 Surplus, Ekspor Industri Menguat Walau Terjadi Lonjakan Impor

JAKARTA, Bisnistoday- Kinerja perdagangan Indonesia membuka tahun 2026 dengan catatan positif. Neraca...

Pelabuhan Tanjung Priok
HEADLINE NEWS

Harga Minyak Berpotensi Tembus USD100, Fiskal RI 2026 Bakal Bergerak Dinamis

JAKARTA, Bisnistoday – Eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran kembali memicu...