www.bisnistoday.co.id
Rabu , 7 Oktober 2026
Home EKONOMI Pembangunan Bendung Salugan Sulteng Rampung
EKONOMISektor Riil

Pembangunan Bendung Salugan Sulteng Rampung

PEMBANGUNAN Bendung Salugan di Sulteng Rampung.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Sumber Daya Air (SDA) telah merampungkan pembangunan Bendung  Salugan yang berada di Kabupaten Toli-Toli sekitar  700 km ke arah Utara Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan “Guna meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, kami telah membangun banyak bendungan dan bendung di berbagai daerah. Untuk selanjutnya kami membangun dan/atau merehabilitasi jaringan irigasi untuk mengalirkan air hingga sawah-sawah masyarakat.”

“Salah satunya Daerah Irigasi (DI) Salugan ini mempunyai luas baku sawah sebesar 3.286 hektare (Ha) yang tersebar  pada 5 Desa yaitu Oyom, Sibea,Janja, Salugan dan Lampasio, Kecamatan Lampasio,Kabupaten Toli-Toli Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Jubir Endra.

Dikatakan Jubir Endra, Saluganmerupakan daerah Irigasi potensial untuk peningkatan produksi pangan di wilayah tersebut, mengingat luas baku sawah  serta pasokan air yang cukup besar.

“Pembangunan bendung dan jaringan irigasi Salugan memberikan manfaat bagi pengembangan sektor pertanian dan perkebunan dengan komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi,” kata Endra.

Daerah Irigasi Salugan

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu Kementerian PUPR Dedi Yudha Lesmana mengatakan, pembangunan DI Salugan dikerjakan pada 2017 hingga selesai pada 2022 dengan nilai kontrak pekerjaan Rp 212,3 miliar.

“Konstruksinya dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya dengan lingkup pekerjaan pembangunan bendung, saluran irigasi primer/induk sepanjang 3 km, saluran sekunder 10,6 km, bangunan 36 unit, dan jembatan gantung 60 meter,” kata Dedi.

Dedi mengatakan setelah rampung, lahan irigasi seluas 1.100 Ha akan dilayani airnya dan diharapkan akan terus bertambah hingga mencapai total luas baku sawah sebesar 3.286 Ha.

Selain mewujudkan upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan, pembangunan bendung dan jaringan irigasi ini juga bertujuan untuk mengembangkan pola pertanian maju dan meningkatkan taraf hidup masyarakat petani sekitar./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Rencanakan Pertemuan dengan Seluruh Pengurus KDKMP, Bahas Tiga Agenda

TAPANULI UTARA, Bisnistoday—Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan merencanakan untuk segera melakukan pertemuan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Koperasi Dalam Pandangan Rocky Gerung

JAKARTA, Bisnistoday—Kehadiran anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rocky Gerung dalam Diskusi bertema "Gerakan...

EKONOMIKorporasi

BRI Life Dorong Perlindungan Jiwa untuk Perencanaan Keuangan melalui Aurora Plus

JAKARTA, Bisnistoday - BRI Life mendorong pentingnya perlindungan jiwa dalam perencanaan keuangan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Hilangkan Ketimpangan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan...