www.bisnistoday.co.id
Selasa , 1 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Pemerintah  Dituding “Main Mata” Dengan Pemasang Pagar Laut di Pantai Tangerang
Nasional

Pemerintah  Dituding “Main Mata” Dengan Pemasang Pagar Laut di Pantai Tangerang

Pesisir Laut
PEMAGARAN Pesisir Laut Tangerang./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 kilometer (KM) dekat kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang masih menjadi tanda tanya siapa pemiliknya. Semua pihak berusaha buang badan termasuk pemerintah setempat mengaku tidak tahu keberadaan pagar tersebut.

Pagar laut ini sempat viral di media sosial yang memunculkan berbagai pertanyaan dan spekulasi. Siapa yang bertanggung jawab atas pagar laut sepanjang 30 KM yang pembuatannya butuh waktu lama dan butuh dana besar pula. Anehnya, bagaikan sudah kompak, semua pihak mengaku tidak tahu keberadaan pagar yang membentang luas di laut tersebut.

Timbul tanda tanya apakah pagar tersebut muncul atau terpasang secara misterius sehingga tidak ada yang tahu saat dilakukan pemasangan. “Itu sangat mustahil, tidak masuk akal kalau dibilang tidak tahu. Pura pura tidak tahu kemungkinan besar, iya,”  kata Direktur Eksekutif Indonesia Accuntability Watch (IAW) Hasan Basri kepada poskotaonline, Selasa (14/1).

Pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga terlibat. Pejabat pemerintah setempat mulai dari Bupati, Camat dan Lurah harus diperiksa semua. “Kalau terbukti terlibat harus diproses secara hukum,” tegasnya.

Sejak kemunculan pagar laut sepanjang 30 KM ke permukaan banyak pihak yang merasa panik dan terkesan mau cuci tangan. “Bukan hanya para pejabat setempat saja, oknum aparat yang ikut terlibat di balik pagar misterius itu juga harus diperiksa,” tambah Hasan Basri.

Ada keraguan tentang mengapa pemerintah tidak memberikan penjelasan terkait pemasangan pagar laut yang kini jadi pembicaraan banyak pihak. Jika pemerintah setempat memberi izin pemasangan pagar tersebut, harusnya ada penjelasan resmi dan sebaliknya. “Jangan alasan tidak tahu,” tegas Direktur Eksekutif IAW.

Menurut Hasan Basri, penegak hukum sesungguhnya sudah bisa mulai bertindak pasca penyegelan oleh KKP. Dugaan adanya rencana pengurungan dan perluasan pantai patut untuk segera dibuktikan.

Tak Masuk Akal Tidak Tahu

Hasan Basri berpandangan, tidak mungkin pembuatan pagar laut sepanjang 30,16 KM tidak diketahui pihak Kepala Desa setempat, Camat, Bupati dan Gubernur termasuk KKP serta aparat penegak hukum lainnya. IAW menduga semua berusaha menutup mata karena keberadaan pagar laut 30 KM diduga bagian dari proyek besar kepentingan PIK-2.

Penegak hukum menurut Hasan Basri yang juga praktisi hukum menyebutkan, aparat penegak hukum sudah bisa mulai tangkap dan interogasi pembuat pagar. Dia bekerja atas perintah siapa pasti terungkap. Perintahkan secara hukum bongkar pagar, bongkar suap cuan-cuan, cabut PSN dan batalkan PIK-2 karena menjadi kamuflase investasi untuk aneksasi, invasi dan kolonialisasi.

Dikatakan Hasan Basri, keberadaan pagar tersebut diduga melibatkan pengembang besar karena membutuhkan dana besar serta didukung kekuatan pemerintahan dan aparat penegak hukum. “Kenapa aparat penegak hukum diam saja, ini jadi tanda tanya,” tegas Hasan Basri lagi.

Kini pagar misterius 30,16 kilometer telah disegel pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas intruksi Presiden Prabowo Subiyanto. Penyegelan dilakukan setelah pihaknya memastikan pagar dibangun tanpa izin./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Jalan Pansela
Nasional

Pembangunan Jalan Kelok 23 Rampung, Tawarkan Panorama Pantai di Kawasan Selatan Jawa

JAKARTA, Bisnistday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah merampungkan pembangunan ruas Kelok...

Ketua PB NU
Nasional

Lima Nama Masuk Bursa Ketum PBNU, Abdul Hakim Mahfudz Raih Suara Terbanyak

JOMBANG, Bisnistoday - Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam...

YK Rombsis
Nasional

Peringati Maulid Nabi, YK Rombsis Beri Bantuan Gempa Flores dan Warga Palestina

JAKARTA, Bisnistoday – Yayasan Kemanusian ROMBSIS (YK Rombsis) memberikan bantuan kepada masyarakat...

Perlintasan Sebidang
HEADLINE NEWSNasional

PT Kereta Api Indonesia Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan Perlintasan Sebidang

JAKARTA, Bisnstoday- PT Kereta Api Indonesia (Persero) fokus merealisasikan program peningkatan keselamatan...