www.bisnistoday.co.id
Kamis , 1 Oktober 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Pompanisasi Jadi Solusi, Kementan Selamatkan Lahan Kering di Kebumen
Sektor Riil

Pompanisasi Jadi Solusi, Kementan Selamatkan Lahan Kering di Kebumen

Social Media

KEBUMEN, Bisnistoday – Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan percepatan pengairan di lahan kering Desa Sugih Waras, Kecamatan Adi Mulyo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Di sini pemerintah bergerak cepat melakukan pemasangan pompa air (pompanisasi) dari sungai-sungai terdekat.

Pada kegiatan tersebut, turut hadir di antaranya Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Astu Uhadi yang didampingi jajaran Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian atau Pusat PVTPP Kementerian Pertanian.

Astu meninjau kondisi pintu irigasi tersier yang melayani sekitar 100-200 hektare lahan dengan sumber air dari Waduk Wadaslintang. Saat ini, padi di wilayah tersebut sudah memasuki masa panen musim tanam dua (MT II). “Dari hasil diskusi kami bersama petani, mereka mengkonfirmasi bahwa lahan di sana sudah mengalami kekurangan panjang. Karena itu, kami langsing bergerak cepat melakukan pemasangan pompa,” ujar Astu, Sabtu (31/08).

Selama musim kering, kata Astu, para petani mengaku tak berdaya. Mereka hanya bisa melihat lahan-lahan persawahannya kering kerontang. Namun ada juga sebagian petani lainya memanfaatkan lahan dengan menanam kacang hijau yang tidak memerlukan air banyak. “Jadi pompanisasi ini adalah program tepat untuk petani yang tak berdaya karena kekeringan dan kebanjiran,” katanya.

Potensi Besar

Kepala Pusat PVTPP Kementan, Leli Nuryati memastikan potensi luas lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Kebumen sangatlah besar. Berdasarkan data yang ada, potensi di sana mencapai 14.057 hektare. Akan tetapi, sampai dengan saat ini data yang tercatat baru sekitar sekitar 65,5 hektare.

Baca juga: HbKementan Gandeng Stakeholder Pertanian Atasi Dampak Perubahan Iklim

“Kami terus mengejar PAT di Kebumen seusai dengan arahan bapak Menteri Pertanian. Diharapkan, pompanisasi di sana mempu meningkatkan indeks pertanaman dari yang tadinya 1 kali menjadi 3 kali dalam setahun,” jelasnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Perkuat Kepedulian dan Manfaat bagi Masyarakat, PTPN IV PalmCo gelar aksi donor darah. (Dok:PTPN)
Sektor Riil

Perkuat Kepedulian pada Masyarakat, PTPN IV PalmCo Gelar Aksi Donor Darah

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Indonesia (PMI), karyawan...

Harga Emas
Sektor Riil

Kerja Sama SICPA-Peruri Securink, Keamanan Produk EMASKU® Makin Terjamin

BANDUNG, Bisnistoday  -  PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat keamanan produk emas...

Usaha Mikro
Sektor Riil

Kisah Ketekunan Usaha Mikro Asal Klaten Membangun Bisnis Hingga Menembus Pasar Global

KLATEN, Bisnistoday - Cerita menembus pasar global tidak selalu berasal dari perusahaan...

Dr Nicolaas Warouw (kiri) dan Dr Andi Achdian seusai acara diskusi di Universitas Nasional, Rabu (26/8/2026) (foto: Adi)
Sektor Riil

Mencari Bentuk Baru Solidaritas Kelas Pekerja

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan dunia kerja menghadirkan persoalan baru bagi politik kelas...