MATARAM, Bisnistoday- Pemerintah dalam hal ini Kemnaker optimis penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 melalui PT Pos Indonesia (PosIND) tuntas keseluruhan dalam lima hari mendatang. Sekarang ini, progres penyaluran BSU secara nasional sudah berjalan diatas angka 90 persen.
“BSU adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada para pekerja, khususnya peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dari total 15,9 juta orang yang memenuhi kriteria, sebanyak 14,95 juta telah menerima bantuan,” ujar Menaker Yassierli di Mataram, akhir pekan.
Menaker mengutarakan, saat agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) penyaluran BSU yang digelar di Kantorpos KCU Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia memastikan, penyaluran BSU sudah mencapai 93,7 persen hingga akhir Juli 2025.
Program BSU selama ini dananya bersumber sepenuhnya dari APBN, bukan dari iuran BPJS Ketenagakerjaan. Program BSU yang diluncurkan pada Juni 2025 dengan alokasi anggaran sebesar Rp10,3 triliun. BSU diberikan kepada pekerja sebesar Rp600 ribu untuk dua bulan, yang dibayarkan sekaligus.
Menurut Menaker, sejumlah tantangan masih dihadapi di lapangan yang salah satunya menyalurkan bantuan di daerah terpencil.
“Beberapa penerima tinggal di daerah terpencil dan belum mengambil bantuannya. Namun, berbagai upaya percepatan terus dilakukan seperti memperpanjang jam layanan dan jemput bola,” kata Yassierli.
Sementara, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang turut hadir meninjau langsung di Mataram, menegaskan pentingnya penggunaan dana secara bijak dan produktif.
“Jangan dipakai untuk judi online (judol). Kalau ketahuan, bantuannya bisa dicabut. Gunakan untuk beli sembako, keperluan sekolah anak, atau kebutuhan produktif lainnya,” kata Wapres Gibran di hadapan para pekerja penerima BSU yang hadir.
Wapres Gibran juga menyoroti tantangan distribusi di wilayah 3T (tertinggal ,terdepan terpencil ). Ia meminta pemerintah daerah hingga jajaran BUMN turut membantu agar penyaluran bisa rampung hingga 100 persen.
“Nanti saya minta tolong Pak Gubernur, para dirut untuk bisa membantu juga agar masyarakat, warga yang berhak menerima benar-benar bisa menerima manfaatnya,” kata Gibran.//







































