www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Prabowo-Gibran Siap Wujudkan Ekonomi Berkeadilan
Politik & Keamanan

Prabowo-Gibran Siap Wujudkan Ekonomi Berkeadilan

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Erwin Aksa
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Rapa siap mewujudkan ekonomi Indonesia yang berkeadilan.

“Kita harus menerapkan Ekonomi Pancasila. Ekonomi yang berkadilan dan perataan, dan juga berpihaknya,” kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Erwin Aksa dalam acara “Kesempatan Kerja dan Kualitas Tenaga Kerja di Indonesia” di TKN Fanta HQ Jakarta, Selasa (5/12).

Menurut dia, Ekonomi Pancasila merupakan konsep yang menyeimbangkan ekonomi Indonesia dengan mengambil esensi terbaik dengan menggabungkan kapitalisme dan sosialisme.

Konsep tersebut, lanjutnya,  membuka lebar kesempatan berinovasi dengan kebebasan pasar tetapi juga memperhatikan dan menjamin jaring pengaman sosial untuk masyarakat yang paling lemah.

“Jadi inilah (Ekonomi Pancasila) paham ekonomi yang Bapak Prabowo sedang gelorakan sedang sampaikan kepada masyarakat,” ujar Erwin.

Sebelumnya Prabowo menyebutkan ada lima prinsip ekonomi Pancasila, yakni: pertama, ekonomi yang religius dan wujudkan persatuan nasional; kedua, ekonomi yang junjung tinggi kemanusiaan; ketiga, ekonomi yang berpihak pada kepentingan nasional; keempat, ekonomi yang egaliter dan kerakyatan; kelima, ekonomi yang berkeadilan sosial.

Kurikulum Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut Erwin Aksa, mengatakan kurikulum pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini. “Jangan sampai ada mismatch. Lapangan pekerjaannya apa, lulusannya apa,” katanya.

Erwin menambahkan, anak muda lulusan baru perlu dibekali dengan keterampilan baru untuk mendukung kemampuannya dalam dunia kerja. “Anak muda harus menyesuaikan dirinya dengan kebutuhan lapangan pekerjaan hari ini. Artinya bahwa kita harus ada upskilling dan reskilling,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo-Gibran Optimistis Menangi Kontestasi di Jatim

Ia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa program pemerintah yang dapat mendukung anak muda dalam mengembangkan kemampuannya dalam dunia pekerjaan. “Kita punya balai latihan kerja BLK, SMK. Kita punya prakerja. Kita punya berbagai macam program upskilling, reskilling di pemda, kementerian, dan lembaga,” kata Erwin.

Lebih lanjut, Erwin mengatakan pihaknya akan menyesuaikan kurikulum pendidikan berbasis minat, agar angkatan kerja baru bisa bekerja sesuai minat dan kemampuannya. “Kalau kamu suka politik, kamu belajar political sains. Jangan disuruh belajar teknik,” katanya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan kuliah padaB.J. Habibie Memorial Lecture 2026 . (Adi/Bisnistoday)
Politik & Keamanan

Yusril Ajak Baca kembali Pemikiran Natsir dan Cita-Cita Habibie

JAKARTA, Bisnistoday— Masa depan Indonesia tidak cukup dibangun hanya dengan kekuatan ilmu...

Politik & Keamanan

Polda Metro Jaya Sebar Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku Kasus Kematian BS

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penyidikan kasus kematian BS,...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Revisi UU Pemilu Untuk Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

JAKARTA, Bisnistoday -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Siidik...

Diskusi Paramadina
HEADLINE NEWSPolitik & Keamanan

Politik Kekuasaan Hanya Melahirkan Pejabat Yang Loyal Ketimbang Kompetensi

JAKARTA, Bisnistoday – Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof....